Sevaka Dharma
Mutiara Weda
08/01/2026
Umat Sedharma, dalam susastra ada tersurat bahwa manakala terlahir menjelma menjadi manusia, ingkar akan pelaksanaan Dharma, bingung dengan agamanya, apalagi hanya mengejar kenikmatan dan kepuasan duniawi serta berhati tamak, orang semacam ini disebut Jadma Kesasar (manusia tersesat) atau Manusia Sesat.
Sesungguhnya, hidup menjelma menjadi manusia sangatlah utama, suatu kesempatan untuk memperbaiki atau membenahi diri. Demikian juga, terlahir menjadi manusia sangatlah pendek dan singkat, tak ubahnya gerlap sinar kilat, serta sangat sukar untuk didapat ataupun diperoleh.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu menjalankan swadharma (kewajiban diri) dengan baik. Jangan menyia-nyiakan kesempatan terlahir menjelma menjadi manusia di alam Samsara (lingkaran kelahiran dan kematian) ini dengan selalu sadar, selalu ingat akan hakikat Dharma Sevaka Dharma (pelayanan Dharma), serta memancarkannya dalam diri Dharma Vahini (pembawa nilai-nilai Dharma). Niscaya (pasti), umat Hindu akan mendapatkan kebahagiaan, baik di dunia sekala (nyata) maupun niskala (tak kasatmata), Jagadhita (kesejahteraan dunia) lan Kamokshan (pembebasan rohani) nantinya.
(SS. 8 & 9)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
