Skip to content
GITA SANTIH NUSANTARA

GITA SANTIH NUSANTARA

membangun generasi toleran dan berbudaya untuk mewujudkan perdamaian dunia

  • ProfilExpand
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Koordinator Daerah
  • BERITA
  • Pengumuman
  • Event
  • Gallery
  • GSN TV
  • GSN Festival (English)
  • Pojok Hindu
  • Hubungi Kami
GITA SANTIH NUSANTARA
GITA SANTIH NUSANTARA
membangun generasi toleran dan berbudaya untuk mewujudkan perdamaian dunia
  • Ketua Umum GSN Pimpin Prosesi Pasupati bagi PM India Narendra Modi di Candi Prambanan
    BERITA

    Ketua Umum GSN Pimpin Prosesi Pasupati bagi PM India Narendra Modi di Candi Prambanan

    ByAyu Kinasih Anggarini 11 July, 202611 July, 2026

    English version here Kunjungan Perdana Menteri India, Shri Narendra Modi, ke Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026) diwarnai dengan prosesi Pasupati yang berlangsung secara khidmat. Upacara suci tersebut dipimpin oleh Ida Shri Bhagawan Dalem Acarya Maha Kerti Wira Jagad Manik (Prof. Dr. dr. Nyoman Kertia, Sp.PD-KR) selaku Pandita Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus Ketua Umum Gita Santih…

    Read More Ketua Umum GSN Pimpin Prosesi Pasupati bagi PM India Narendra Modi di Candi PrambananContinue

  • Bhavana (BG. II.66)
    Pojok Hindu

    Bhavana (BG. II.66)

    ByI Ketut Subagiasta 16 July, 202616 July, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)16.7.2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Bhavana (BG. II.66) Bhavana adalah ketenangan pikiran. Konsentrasi dan ketenangan pikiran memerlukan kecerdasan atau buddhi, memerlukan kedamaian atau śānti (santih), serta memerlukan konsentrasi atau dhyana, demi meraih sukham sakala niskala, yaitu kebahagiaan lahir dan batin.

    Read More Bhavana (BG. II.66)Continue

  • Keterbatasan Karakter Manusia
    Pojok Hindu

    Keterbatasan Karakter Manusia

    ByMade Worda Negara 16 July, 202616 July, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 16/07/2026 Umat Se-Dharma, Jika direnungkan, betapapun bersih dan indahnya sebuah taman, pasti masih ada sampah-sampah yang tersisa di dalamnya. Demikian pula halnya dengan hati nurani umat manusia. Sebersih dan seindah apa pun hati nurani seseorang, masih akan ada benih-benih kekotoran yang tertinggal di dalamnya. Keterbatasan, kekurangan, serta ketidaksempurnaan merupakan salah satu karakter yang…

    Read More Keterbatasan Karakter ManusiaContinue

  • Widvaangga: Berperilaku Semu
    Pojok Hindu

    Widvaangga: Berperilaku Semu

    ByMade Worda Negara 15 July, 202616 July, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 15/07/2026 Umat Se-Dharma, Jika dilihat dinamika kehidupan di zaman ini, artha (uang ataupun kekayaan) seolah-olah menjadi satu-satunya tujuan hidup dan segala-galanya bagi kehidupan. Gemerlap artha dan tumpukan kekayaan yang menggunung masih terasa menjadi prioritas utama yang menyilaukan dan sangat dihargai di zaman ini oleh sebagian umat manusia. Dunia terasa diselubungi oleh kegelapan, pelaku-pelaku…

    Read More Widvaangga: Berperilaku SemuContinue

  • Sattvastho (BG. II.45)
    Pojok Hindu

    Sattvastho (BG. II.45)

    ByI Ketut Subagiasta 15 July, 202616 July, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)15.7.2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Sattvastho (BG. II.45) Sattvastho adalah memusatkan diri pada kebenaran. Berlatihlah dengan tekun dan telaten memusatkan diri pada kebenaran. Hapuslah kesalahan diri. Kelak, Atman akan dapat menyatu dengan Brahman. Svaha.

    Read More Sattvastho (BG. II.45)Continue

  • Satvika Vidya vs Ahangkara Jnana
    Pojok Hindu

    Satvika Vidya vs Ahangkara Jnana

    ByMade Worda Negara 14 July, 202614 July, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 14 Juli 2026 Umat Se-Dharma, jika direnungkan, manah atau pikiran sesungguhnya merupakan sumber penyebab penderitaan dan kesengsaraan apabila tidak terkendali, dicemari oleh liarnya hawa nafsu, serta berbagai macam kekotoran ahangkara jnana. Sebaliknya, apabila pikiran bersih dan suci, tidak dihinggapi kekacauan, tidak dibelenggu oleh hawa nafsu, serta dipenuhi oleh Satvika Vidya, itulah hakikat kedamaian…

    Read More Satvika Vidya vs Ahangkara JnanaContinue

  • Pritih (BG. I.36)
    Pojok Hindu

    Pritih (BG. I.36)

    ByI Ketut Subagiasta 14 July, 202614 July, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI(MUTIARA KATA DHARMA) 14 Juli 2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Pritih (BG. I.36) Pritih adalah kebahagiaan, kesenangan, dan kenikmatan. Setiap perbuatan ada yang mengakibatkan kebahagiaan dan ada pula yang mengakibatkan kesengsaraan atau papam. Keduanya akan dinikmati hasilnya oleh karta atau pelaku. Kebahagiaan dan kesengsaraan (papam) selalu berdampingan sebagai buah dari perbuatan manusia. Oleh karena…

    Read More Pritih (BG. I.36)Continue

  • Acetasah (BG. III.32)
    Pojok Hindu

    Acetasah (BG. III.32)

    ByI Ketut Subagiasta 13 July, 202614 July, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI(MUTIARA KATA DHARMA) 13 Juli 2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Acetasah (BG. III.32) Acetasah adalah orang yang tidak memiliki kecerdasan untuk memilah. Umat Hindu hendaknya menguasai ilmu pengetahuan tentang kemampuan memilah, yaitu jñāna viveka. Seperti halnya angsa ketika mencari makanan di air yang keruh. Angsa mampu memilah mana makanan yang layak dimakan dan mana…

    Read More Acetasah (BG. III.32)Continue

  • Hidup dalam Rwa Bhineda
    Pojok Hindu

    Hidup dalam Rwa Bhineda

    ByMade Worda Negara 13 July, 202614 July, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 13 Juli 2026 Umat Se-Dharma, jika direnungkan, nasib atau takdir yang dialami oleh setiap umat manusia merupakan pengingat dan pertanda bahwa ada kekuatan yang lebih tinggi yang mengatur segala sesuatu, yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Ida Sang Hyang Parama Kawi. Demikian pula dalam menjalani kehidupan di dunia ini, Rwa Bhineda senantiasa…

    Read More Hidup dalam Rwa BhinedaContinue

  • Musuh Utama Ada di Dalam Diri
    Pojok Hindu

    Musuh Utama Ada di Dalam Diri

    ByMade Worda Negara 12 July, 202612 July, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 12 Juli 2026 Umat Se-Dharma, orang-orang bijak mengatakan bahwa pada zaman Kaliyuga ini musuh yang paling utama bukanlah orang lain, melainkan diri sendiri sebagai akibat dari ketidakmampuan mensinergiskan unsur Tri Guna, yaitu Satvam, Rajas, dan Tamas dalam diri. Kesabaran, kedamaian, serta ketabahan (Ksama) merupakan sifat-sifat yang bijaksana dan mulia yang harus tertanam serta…

    Read More Musuh Utama Ada di Dalam DiriContinue

Page navigation

1 2 3 … 49 Next PageNext
  • BERITA
  • Event
  • Hari Raya
  • Pengumuman
  • Pojok Hindu
    • Gita Santih Nusantara
    • Facebook
    • International Peace Festival

      © 2026 GITA SANTIH NUSANTARA

      • Profil
        • Sejarah
        • Visi dan Misi
        • Struktur Organisasi
        • Koordinator Daerah
      • BERITA
      • Pengumuman
      • Event
      • Gallery
      • GSN TV
      • GSN Festival (English)
      • Pojok Hindu
      • Hubungi Kami