Skip to content
GITA SANTIH NUSANTARA

GITA SANTIH NUSANTARA

membangun generasi toleran dan berbudaya untuk mewujudkan perdamaian dunia

  • ProfilExpand
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Koordinator Daerah
  • BERITA
  • Pengumuman
  • Event
  • Gallery
  • GSN TV
  • GSN Festival (English)
  • Pojok Hindu
  • Hubungi Kami
GITA SANTIH NUSANTARA
GITA SANTIH NUSANTARA
membangun generasi toleran dan berbudaya untuk mewujudkan perdamaian dunia
  • WEBINAR AKSARA DEWANAGARI DALAM MEMBACA SLOKA WEDA
    Event

    WEBINAR AKSARA DEWANAGARI DALAM MEMBACA SLOKA WEDA

    ByAyu Kinasih Anggarini 6 August, 20267 August, 2026

    GSN kembali menyelenggarakan webinar untuk memperluas wawasan dan pemahaman tentang Aksara Dewanagari dalam membaca Sloka Weda. 🗓️ Kamis, 13 Agustus 2026⏰ Pukul 19.00 WIB💻 Dilaksanakan secara Daring Join Zoom MeetingView meeting insightsMeeting ID: 987 1753 7257Passcode: GSN2026 🎙️ Welcoming Speech🙏 Ida Shri Bhagawan Dalem Acarya Maha Kerti Jagad ManikKetua Umum GSN 🎤 Keynote Speaker🇮🇩 Kolonel…

    Read More WEBINAR AKSARA DEWANAGARI DALAM MEMBACA SLOKA WEDAContinue

  • Ketua Umum GSN Pimpin Prosesi Pasupati bagi PM India Narendra Modi di Candi Prambanan
    BERITA

    Ketua Umum GSN Pimpin Prosesi Pasupati bagi PM India Narendra Modi di Candi Prambanan

    ByAyu Kinasih Anggarini 11 July, 202611 July, 2026

    English version here Kunjungan Perdana Menteri India, Shri Narendra Modi, ke Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026) diwarnai dengan prosesi Pasupati yang berlangsung secara khidmat. Upacara suci tersebut dipimpin oleh Ida Shri Bhagawan Dalem Acarya Maha Kerti Wira Jagad Manik (Prof. Dr. dr. Nyoman Kertia, Sp.PD-KR) selaku Pandita Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus Ketua Umum Gita Santih…

    Read More Ketua Umum GSN Pimpin Prosesi Pasupati bagi PM India Narendra Modi di Candi PrambananContinue

  • Byaktapuhara Hala (SS. 421)
    Pojok Hindu

    Byaktapuhara Hala (SS. 421)

    ByI Ketut Subagiasta 7 August, 20267 August, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)7 Agustus 2026Oleh I Ketut Subagiasta Byaktapuhara Hala (SS. 421) Byaktapuhara Hala berarti bencana. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu waspada (pratyakṣa) sebelum terjadi bencana alam (byaktapuhara hala prakṛti). Pada musim kemarau (prāvṛt), sering terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sementara itu, pada musim hujan (varṣā ṛtu), sering terjadi banjir bandang….

    Read More Byaktapuhara Hala (SS. 421)Continue

  • Sumber Dharma yang Menjadi Napas dan Pijakan bagi Umat Hindu di Nusantara
    Pojok Hindu

    Sumber Dharma yang Menjadi Napas dan Pijakan bagi Umat Hindu di Nusantara

    ByMade Worda Negara 7 August, 20267 August, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 07/08/2026 Umat sedharma, dalam Pustaka Suci Weda diuraikan: Idānīṁ dharma-pramāṇāny āha, vedo’khilo dharmamūlam … dst., yang bermakna bahwa seluruh Pustaka Suci Weda merupakan sumber Dharma. Selanjutnya, adat istiadat, tingkah laku yang terpuji dari orang-orang bijaksana yang mendalami ajaran Weda, tata cara kehidupan orang-orang suci, serta akhirnya kepuasan batin pribadi (Ātmanastuti) juga menjadi sumber…

    Read More Sumber Dharma yang Menjadi Napas dan Pijakan bagi Umat Hindu di NusantaraContinue

  • Menjaga Kesucian Pikiran
    Pojok Hindu

    Menjaga Kesucian Pikiran

    ByMade Worda Negara 6 August, 20267 August, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 06/08/2026 Umat Sedharma, dalam susastra disebutkan: Dve karmāṇi naraḥ kurvann iha loke mahīyate; ada dua macam perbuatan yang menyebabkan seseorang menjadi bijak dan mulia, yaitu tidak sekali-kali mengucapkan perkataan yang kasar (tan ujar ahala) serta tidak sekali-kali berpikir untuk melakukan perbuatan jahat dan tercela. Perbuatan dan perkataan yang mengandung niat jahat tiada bedanya…

    Read More Menjaga Kesucian PikiranContinue

  • Gunakarma (BG IV.13)
    Pojok Hindu

    Gunakarma (BG IV.13)

    ByI Ketut Subagiasta 6 August, 20267 August, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)6 Agustus 2026Oleh I Ketut Subagiasta Gunakarma (BG IV.13) Gunakarma adalah sifat, keahlian, profesi, atau pekerjaan yang dimiliki seseorang. Keutamaan umat Hindu ialah memiliki sifat, keahlian, profesi, atau pekerjaan yang berkompeten serta berlandaskan Dharma. Kartanam berarti penekun profesi, seperti penekun kerohanian (Brahmana), penegak ketertiban dan pelindung masyarakat (Ksatriya), penekun bidang ekonomi…

    Read More Gunakarma (BG IV.13)Continue

  • Sat, Cit, Ananda Brahman
    Pojok Hindu

    Sat, Cit, Ananda Brahman

    ByMade Worda Negara 5 August, 20267 August, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 05/08/2026 Umat Sedharma, Pustaka Suci Weda mengajarkan agar kita senantiasa setia, jujur, dan memegang teguh kebenaran dalam menapaki jalan menuju ketenangan serta kedamaian batin (Parama Śānti). Satyam eva jayate nānṛtam.Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti. Kebenaran dan kejujuran merupakan sifat serta hakikat Ketuhanan, yaitu Sat, Cit, Ananda Brahman, yang menjadi bagian dari dasar…

    Read More Sat, Cit, Ananda BrahmanContinue

  • Sadhunam (BG IV.8)
    Pojok Hindu

    Sadhunam (BG IV.8)

    ByI Ketut Subagiasta 5 August, 20267 August, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)5 Agustus 2026Oleh I Ketut Subagiasta Sadhunam (BG IV.8) Sadhunam adalah orang-orang yang baik. Tuhan Yang Maha Esa dipercaya senantiasa melindungi (paritrāṇāya) orang-orang yang baik atau sadhunam. Sebaliknya, keadilan Tuhan Yang Maha Esa juga dipercaya membinasakan (vināśāya) orang-orang yang jahat (duṣkṛtām). Umat sedharma, marilah menjadi sadhunam, jangan menjadi duṣkṛtām. Ṛta Prakṛti,…

    Read More Sadhunam (BG IV.8)Continue

  • Jangan Sepotong-Sepotong dalam Beragama
    Pojok Hindu

    Jangan Sepotong-Sepotong dalam Beragama

    ByMade Worda Negara 4 August, 20267 August, 2026

    Mutiara WedaYogyakarta, 04/08/2026 Umat Sedharma, faktor yang sangat penting dan menjadi benih atau cikal bakal dalam penguatan kehidupan beragama bagi umat Hindu terletak pada kuatnya agem-ageman dalam bentuk Śraddhā. Apabila keyakinan mulai berkurang, timbul kebingungan bahkan keraguan terhadap agama yang dianut, maka dapat dipastikan pondasi keagamaan menjadi rapuh. Dampaknya adalah lemahnya pemahaman terhadap inti sari…

    Read More Jangan Sepotong-Sepotong dalam BeragamaContinue

  • Janādhipāḥ (BG II.12)
    Pojok Hindu

    Janādhipāḥ (BG II.12)

    ByI Ketut Subagiasta 4 August, 20267 August, 2026

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)4 Agustus 2026Oleh I Ketut Subagiasta Janādhipāḥ (BG II.12) Janādhipāḥ berarti penguasa manusia. Sarvabhūteṣu, yakni seluruh makhluk hidup di jagat raya, berada di bawah kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Semua ciptaan pada hakikatnya tetap ada, meskipun telah mengalami kematian (mṛtyu) atau peleburan (pralina). Yang mengalami kematian hanyalah śarīra (badan jasmani), sedangkan…

    Read More Janādhipāḥ (BG II.12)Continue

Page navigation

1 2 3 … 54 Next PageNext
  • BERITA
  • Event
  • Hari Raya
  • Pengumuman
  • Pojok Hindu
    • Gita Santih Nusantara
    • Facebook
    • International Peace Festival

      © 2026 GITA SANTIH NUSANTARA

      • Profil
        • Sejarah
        • Visi dan Misi
        • Struktur Organisasi
        • Koordinator Daerah
      • BERITA
      • Pengumuman
      • Event
      • Gallery
      • GSN TV
      • GSN Festival (English)
      • Pojok Hindu
      • Hubungi Kami