Pancarkan Ajaran Dharma
Mutiara Weda
Yogyakarta, 4 Juni 2026
Umat se-dharma, dalam sebuah sesanti disebutkan: “Madhu viṣakuśumebhyo jāyate pathyam etat …” dan seterusnya. Madu yang sering dipakai sebagai obat berasal dari lebah yang memiliki sengat berbisa. Begitu pula halnya susu, minuman yang sangat berguna dan bermanfaat bagi tubuh manusia, berasal dari darah dan daging yang diproses secara alami dalam tubuh sapi. Demikian juga bunga seroja yang demikian harum tumbuh dari lumpur.
Begitu pula halnya umat manusia yang memiliki karakter dan budi pekerti luhur sehingga mampu memancarkan nilai-nilai kebajikan (Dharma Vāhinī). Hal tersebut bukanlah semata-mata berasal dari faktor kelahirannya, melainkan merupakan hasil dari proses pembelajaran terhadap nilai-nilai ajaran Dharma atau Dharma Śāstra.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu senantiasa berusaha untuk berbuat kebajikan dan kebenaran berdasarkan Tri Pramāṇa Telu (tiga alat untuk memperoleh pengetahuan), serta menjalankan ajaran Dharma dengan baik sesuai tuntunan Dharma Śāstra. Niscaya, seseorang akan mampu menolong dirinya sendiri dalam mewujudkan kebahagiaan, baik manah śānti maupun parama śānti, sekala maupun niskala, dengan landasan perbuatan yang baik (Śubha Karma).
(Ślokāntara 55.25)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
