Rahasyajñāna

Rahajeng Hari Suci Pagerwesi, Dumogi Ajeg dalam Mengemban Dharma

Mutiara Weda
Yogyakarta, 10/09/2025

Umat se-dharma, pustaka suci Weda yang menjadi pegangan, pedoman, dan tuntunan bagi umat Hindu sering juga disebut dengan nama Kitab Rahasia, karena di dalamnya banyak mengandung ajaran yang bersifat rahasia (rahasyajñāna). Untuk memudahkan memahami isi kandungan pustaka suci Weda, Maha Rsi Walmiki melalui karya sastra Rāmāyaṇa dan Maha Rsi Vyāsa menghimpun epos besar Itihāsa guna menjelaskan isi pustaka suci Weda, yang semuanya menjadi sumber sejarah.

Itihāsa Rāmāyaṇa maupun Mahābhārata bukanlah cerita dongeng atau fiksi, melainkan kisah yang benar-benar terjadi (Akhyāyikopalabdārtha). Pada mulanya, kisah-kisah tersebut merupakan peristiwa sejarah yang disampaikan secara lisan dari generasi ke generasi secara turun-temurun. Lama-kelamaan, setelah dikenal tulisan, kisah itu ditulis kembali dalam karya yang dikenal sebagai Amarakośa, ditulis oleh pujangga besar bernama Amarasiṁha, yang menyebut nama lain dari Itihāsa yaitu Akhyāyikā.

Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, kita berkewajiban memahami isi pustaka suci Weda secara utuh, bertahap, berjenjang, dan komprehensif. Mengingat isi pustaka suci Weda bersifat rahasia (rahasyajñāna) atau adhyātmika, maka diperlukan seorang guru rohani dalam mempelajarinya. Niscaya śraddhā dan bhakti umat sedharma akan semakin kuat dan kokoh.
(Weda Sabda Suci, hal. 6)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara
(PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Dama – Danta

    Mutiara Weda23/05/2025 Umat Sedharma, orang bijak pernah mengatakan sesungguhnya orang yang namanya mandi itu bukan hanya tubuhnya yang dibasahi atau dibasuh, melainkan orang yang memiliki kesadaran akan dirinya Dama serta kesucian lahir-bathin, jasmani-rohani, sekala maupun niskala Danta. Orang yang suci secara lahir maupun bathin Danta tidak akan pernah memiliki sifat-sifat bohong, angkuh, iri hati, dan…

  • Ngajegang Dharma

    Mutiara Weda Yogyakarta, 4 Juli 2026 Umat Se-dharma, dalam susastra tersurat bahwa apabila seseorang dilahirkan menjadi manusia, tetapi ingkar terhadap pelaksanaan Dharma, bahkan bingung dengan agamanya, terlebih hanya mengejar kenikmatan, kepuasan duniawi, serta berhati tamak, orang semacam ini disebut Jadma Kesasar atau manusia sesat. Sesungguhnya, hidup menjelma menjadi manusia merupakan kesempatan yang sangat utama untuk…

  • Nava Susila (BG XIII.7)

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)27 Juli 2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Nava Susila (BG XIII.7) Nava Susila adalah sembilan kesusilaan. Kehidupan sosial hendaknya dituntun oleh nilai sembilan perilaku susila, antara lain: Segala persoalan atau sarva samasya hendaknya diselesaikan dengan berlandaskan sembilan perilaku susila tersebut. Harapannya, kehidupan yang aman, nyaman, rahayu, bahalap, becik, dan tenteram bersama…

  • Pendidikan Hindu Dimulai Sejak Dalam Kandungan

    Mutiara WedaYogyakarta, 12/11/2025 Umat se-dharma, jika dilihat dari konsep pendidikan, sesungguhnya pendidikan dalam ajaran Hindu telah dimulai sejak adanya benih bayi dalam kandungan melalui rangkaian upacara śarīra-saṁskāra: garbhādhāna-saṁskāra, puṁsavana-saṁskāra, dan sīmantonnayana-saṁskāra. Upacara garbhādhāna-saṁskāra dilaksanakan pada saat terjadinya pembuahan benih bayi dalam kandungan. Upacara puṁsavana-saṁskāra dilakukan ketika usia kandungan memasuki tiga bulan. Sedangkan sīmantonnayana-saṁskāra dilaksanakan saat…

  • Filosofi Sṛṣṭir Āditah

    Palangka Raya, 30.9.2025 Oleh I Ketut Subagiasta Disajikan tentang filosofi Sṛṣṭir Āditah (ciptaan alam ini). Mari dipahami ajaran luhung tentang ciptaan alam ini secara ekoteologi bernilai pendidikan Hindu pada pustaka suci Mānava Dharmaśāstra sloka I.78 yang dikutip sebagai berikut: jyotiṣaś ca vikurvāṇād āpo rasaguṇaḥ smṛtāḥadbhyo gandha guṇa bhūmir ityeṣā sṛṣṭir āditaḥ Terjemahan:“Demikian pula dari sinar…