Berbuat dengan Ketanpa-Akuan
Mutiara Weda
Yogyakarta, 13/10/2025
Umat sedharma, dalam śāstra diungkapkan: orang yang memiliki keinginan untuk berbuat bebas tanpa keakuan dapat dipastikan akan mendapatkan kedamaian serta keharmonisan dalam hidupnya.
Orang yang berjiwa sabar, tenang, dan tulus ibarat air yang masuk ke dalam samudra — walaupun terus-menerus namun tetap tenang tak bergolak. Demikian juga halnya dengan orang yang berjiwa sabar dan tenang akan mencapai kedamaian, walaupun semua kesenangan ada padanya, tetapi bukan berarti mengumbar hawa nafsu.
Oleh karena itu, bagi setiap umat Hindu hendaknya selalu meningkatkan serta menegakkan kesucian diri masing-masing (Jana Kertih), serta membangkitkan kesucian jiwa dengan menjalankan ajaran Tingkahing Brata melalui pemusatan pikiran dan pengendalian panca indriya (pañcendriya) dari segala objek keinginan. Niscaya akan terbangun umat Hindu yang bijak dan memiliki aura atau vibrasi energi positif yang kuat di dalam diri masing-masing (sūkṣma śarīra).
(Bhagavadgītā II.65–72)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara
Daerah Istimewa Yogyakarta
