Kebenaran Dharma Tertinggi
Mutiara Weda
Yogyakarta, 22/02/2026
Umat Sedharma, dharma merupakan kewajiban suci yang harus didengar, dipahami, dan dilaksanakan tatkala ingin mengerti akan hakikat kehidupan menjelma menjadi manusia.
Dalam sebuah sesanti Hindu ada mengungkapkan: di antara sesama manusia, sang Brāhmaṇa warnalah yang tertinggi; sang wruh ring sarwa jñāna (yang mengetahui segala pengetahuan suci) yang paham akan pengetahuan suci Weda. Jika dilihat dari sumber cahaya, mataharilah yang utama. Demikian juga jika dilihat dari susunan tubuh atau aṅga śarīra (anggota badan) dari manusia, maka kepalalah yang paling utama. Demikian pula halnya dalam dharma, maka kebenaranlah yang paling tertinggi.
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu dalam menjalankan kewajiban suci dharma dengan menempatkan nilai-nilai kebenaran sebagai penyangga utama kehidupan. Tidak ada dharma (kewajiban suci) yang lebih tinggi dari kebenaran/satya. Niscaya, umat Sedharma dalam menjalankan proses kehidupan/saṃsāra akan pageh (teguh) dan ajeg (kokoh) dengan dharmanya, serta mendapatkan kebahagiaan hidup lahir dan batin, sekala (nyata) maupun niskala (rohani) nantinya.
(Ślokāntara, Śloka 1–3)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
