umat Hindu di Indonesia

Indrya Mata: Mata Nafsu

Mutiara Weda
Yogyakarta, 19/11/2024

Umat Sedharma,
Menjelma menjadi manusia di alam maya pada ini penuh dengan permasalahan, cobaan, dan godaan yang disebabkan oleh kegelapan pikiran Bhaksa Bhuana akibat ketidakmampuan menjaga dan mengolahnya.

Kegelapan pikiran itulah yang mempunyai indrya mata, yang disebut mata nafsu. Pikiran yang bermata-nafsu tidak mampu melihat kenyataan hidup yang sebenarnya sehingga cenderung menggunakan keakuan sebagai jalan penyelesaiannya.

Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, hilangkan kekotoran dan kegelapan pikiran dengan memantapkan pengetahuan rohani (Jnana) dan meningkatkan pengetahuan tentang kehidupan (Vidya), serta mengingatkan pikiran agar tidak selalu dibayangi oleh kegelapan. Niscaya seluruh indria akan dapat terkelola, terkontrol, dan terkendali.
(Vrti Sasana II b.78/1)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Tunggalang Idep

    Mutiara WedaYogyakarta, 13/04/2026 Umat sedharma, dalam ajaran tattva diungkapkan bahwa ketika seluruh tattva menyatu, maka segala objek tidak lagi tampak, sehingga citta (pikiran) dapat dipusatkan dalam dhyāna (meditasi). Penyatuan seluruh tattva yang berada di bawah buddhi disebut eka citta atau eka buddhi, yang dalam istilah lokal dikenal sebagai nunggalang idep. Adapun tattva yang berada di…

  • Orang Jahat Seluruh Tubuhnya Beracun

    Mutiara WedaYogyakarta, 13/01/2025 Umat Se-Dharma, Dalam sesanti ada menyebutkan, binatang kalajengking memiliki racun yang terletak di ekornya. Begitu pula binatang ular, memiliki racun berbisa yang terletak di taringnya. Berbeda halnya dengan orang yang licik, picik, dan jahat, seluruh tubuhnya diliputi oleh racun yang sangat berbisa. Melakukan tindakan kejahatan atau perbuatan buruk (Asubha Karma) dapat dipastikan…

  • Filosofi Arthasya Saṁgrahe

    Disajikan sebuah topik dalam konteks rumah tangga, yakni Arthasya Saṁgrahe yang berarti: hendaknya suami melibatkan istrinya dalam hal pengumpulan dan penggunaan harta kekayaan. Mari kita pahami ajaran luhur mengenai Arthasya Saṁgrahe dalam pustaka suci Mānava Dharmaśāstra Sloka IX.11 berikut ini: “अर्थस्य संग्रहे चैनां व्यये चैव नियोजयेत्शौचे धर्मे ऽन्नपक्त्याञ् च पारिणाह्यस्य वेक्षणेarthasya saṁgrahe caināṁ vyaye caiva…

  • Beragama Jangan Lepas dari Ageman

    Mutiara WedaYogyakarta, 26 Mei 2026 Umat se-dharma, faktor yang sangat penting dan menjadi benih atau cikal bakal dalam penguatan kehidupan beragama bagi umat Hindu sesungguhnya adalah agem-ageman dalam bentuk śraddhā. Manakala seseorang kurang memiliki keyakinan, bingung, bahkan ragu terhadap agamanya, dapat dipastikan pondasi keberagamaannya akan menjadi rapuh. Hal tersebut akan berdampak pula pada lemahnya pemahaman…

  • Jalan Dharma

    Mutiara WedaYogyakarta, 20/11/2025 Umat sedharma, dalam pustaka suci Weda diungkapkan: Svasti panthām anu careṇaṁ… dan seterusnya. Mengikuti jalan Dharma—jalan yang benar, jalan kebajikan—serta selalu mendekatkan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa merupakan kewajiban setiap umat Hindu dalam melangsungkan kehidupan guna memperoleh tuntunan dan kemuliaan hidup. Orang yang memiliki keyakinan dalam menjalankan kebenaran dan…

  • Kesadaran

    Mutiara WedaYogyakarta, 17/10/2025 Umat sedharma,dalam śāstra diungkapkan: Agne tapas tapyāmahe,upa tapyāmahe tapaḥ. Kesadaran serta kemampuan untuk mengendalikan dan mengekang seluruh indriya akan dapat menghadirkan pengetahuan rohani. Membangun sifat-sifat kedewataan dengan menghapus niat buruk atau niat jahat menjadi suatu keharusan. Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, membangun kekuatan kedewataan dengan menyelaraskan dan menyerasikan antara kepala dan…