Ilmu & Racun dalam Diri
Mutiara Weda
Yogyakarta, 25/11/2025
Umat sedharma, jika direnung-renungkan dalam sebuah paribasa (peribahasa), pengetahuan yang tidak digunakan itu sesungguhnya adalah racun dalam diri. Begitu pula halnya makanan akan menjadi racun tatkala pencernaannya kurang baik. Demikian juga dalam hal berdiskusi, Tarkavāda (perdebatan logis) dapat menjadi racun bagi orang yang miskin atau kurang ilmunya.
Orang yang tahu, tetapi tidak tahu bahwa dirinya tahu—paribasa ini mencerminkan perilaku pemalas, diibaratkan orang yang sedang tertidur dan harus dibangunkan, diingatkan kembali agar mempergunakan ilmu pengetahuannya dengan baik, Sarva-jñāna (pengetahuan yang menyeluruh), memancarkannya serta mengaplikasikannya dalam Sarva-kārya (segala tindakan), agar ilmu itu tidak menjadi racun.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu membangun kekuatan dalam diri, menumbuhkan sifat bijak sebagaimana tertuang dalam pustaka suci Weda atau Kṛtavidyā (pengetahuan benar), dan menampilkan pribadi yang berbudi luhur. Niscaya akan tercapai kelegaan yang maha sempurna dan kita terhindar dari kesedihan atau ketidaklegaan. (MDS, hal. 215 & Slokāntara 10)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara Daerah Istimewa Yogyakarta
