Bersahabat dengan Kerendahan Hati
Mutiara Weda
Yogyakarta, 18/02/2026
Umat Se-dharma, jika direnungkan betapapun indahnya sebuah taman, pasti masih ada sampah yang tersisa di dalamnya. Demikian pula halnya dengan hati nurani, sebersih dan seindah apa pun, masih akan ada benih-benih kekotoran yang tertinggal di dalamnya.
Keterbatasan, kekurangan, kelemahan, serta ketidaksempurnaan menjadi salah satu karakter yang melekat pada diri setiap umat manusia. Menempatkan kerendahan hati, sadar, dan amulatsarīra (introspeksi diri) menjadi pegangan serta pedoman bagi umat Hindu dalam penerapan ajaran etika.
Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi setiap umat Hindu dalam menapaki kehidupan untuk selalu belajar. Belajar memperbaiki dan membenahi diri serta menumbuhkan sifat-sifat kebajikan yang ada dalam diri, yaitu kuśala karma (perbuatan baik), dengan menjaga stabilitas keseimbangan kualitas diri. Niscaya, akan dapat terbangun kualitas rohani bagi umat Hindu.
(Wṛhaspati Tattwa)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
