Kesadaran

Mutiara Weda
Yogyakarta, 17/10/2025

Umat sedharma,
dalam śāstra diungkapkan:

Agne tapas tapyāmahe,
upa tapyāmahe tapaḥ.

Kesadaran serta kemampuan untuk mengendalikan dan mengekang seluruh indriya akan dapat menghadirkan pengetahuan rohani.

Membangun sifat-sifat kedewataan dengan menghapus niat buruk atau niat jahat menjadi suatu keharusan.

Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, membangun kekuatan kedewataan dengan menyelaraskan dan menyerasikan antara kepala dan hati sehingga terbangunnya Padma Hṛdaya niscaya akan tercapai.
(Atharvaveda VII.63.2)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Filosofi Candramasam

    Disajikan topik Filosofi Candramasam: artinya cahaya bulan. Mari dimaknai ajaran ketuhanan pada pustaka suci Bhagavad Gītā – VIII-25 yang dikutip sebagai berikut: “धूमो रात्रिस्तथा कृष्णः षण्मासा दक्षिणायनम् । तत्र चान्द्रमसं ज्योतिर्योगी प्राप्य निवर्तते ॥ ८-२५॥ dhūmo rātris tathā kṛṣṇaḥ ṣaṇ-māsā dakṣiṇāyanam, tatra cāndramasaṁ jyotir yogī prāpya nivartate. Artinya: Asap, malam hari, bulan mati, dan enam…

  • Filosofi Susukham

    Palangka Raya, 28.10.2025 Disajikan sebuah topik Filosofi Susukham artinya baik dan menyenangkan. Sebuah ajaran luhur terkait masa Wanaprastha pada pustaka suci Bhagavad Gītā IX.2 yang dikutip sebagai berikut. “राजविद्या राजगुह्यं पवित्रमिदमुत्तमम् ।प्रत्यक्षावगमं धर्म्यं सुसुखं कर्तुमव्ययम् ॥ ९-२॥rāja-vidyā rāja-guhyaṁ pavitram idam uttamam,pratyakṣāvagamaṁ dharmyaṁ su-sukhaṁ kartum avyayam.Artinya:Inilah raja ilmu pengetahuan, rahasia terbesar, mulia dan tinggi, mudah dimengerti,…

  • Ahaṅkāra Jñāna

    Mutiara WedaYogyakarta, 23/05/2026 Umat sedharma, jika direnungkan, manah (pikiran) sesungguhnya merupakan penyebab dari penderitaan dan kesengsaraan tatkala pikiran dicemari oleh hawa nafsu serta berbagai kekotoran Ahaṅkāra Jñāna. Apabila pikiran itu bersih dan suci, tidak dihinggapi kekacauan, tidak dibelenggu oleh hawa nafsu serta berbagai kecemaran, melainkan dipenuhi Sāttvika Vidyā (pengetahuan yang suci), itulah sesungguhnya hakikat kedamaian…

  • Pentingnya Mengatur Sentuhan Indria

    Mutiara Weda Yogyakarta, 6 Juli 2026 Umat Se-dharma, sifat keterikatan dan kebencian yang sering menggerogoti jiwa umat manusia sangat dipengaruhi oleh pengaturan sentuhan-sentuhan indria dengan objek indria. Dengan tidak dikendalikan oleh kedua sifat tersebut, akan lebih mudah terwujud kesadaran diri. Bagi mereka yang jiwanya selalu dipengaruhi oleh rasa benci, iri hati, dan sifat-sifat sejenisnya, sesungguhnya…

  • Jangan Menjadi Orang Jahat

    Mutiara WedaYogyakarta, 23/03/2026 Umat sedharma, dalam sesanti disebutkan bahwa binatang kalajengking memiliki racun yang terletak di ekornya. Demikian pula ular memiliki racun yang sangat berbisa pada taringnya. Berbeda halnya dengan orang yang licik, picik, dan jahat; seluruh dirinya diliputi oleh “racun” yang sangat berbisa. Melakukan tindakan kejahatan atau perbuatan buruk (aśubha karma) dapat dipastikan akan…

  • Tampakkan Perilaku yang Sāttvika

    Mutiara WedaYogyakarta, 29/06/2025 Umat Sedharma,Tiga gerak pikiran umat manusia sebagai pengendali utama dari hawa nafsu di antaranya adalah: tidak iri hati/tidak dengki, tidak menyakiti makhluk lain, serta percaya dan yakin akan kebenaran ajaran Hukum Karma Phala. Membangun perilaku yang sāttvika dalam perbuatan, perkataan, maupun dalam berpikir menjadi suatu kewajiban dan menjadi tujuan utama terlahir atau…