Jangan Menjadi Orang Jahat
Mutiara Weda
Yogyakarta, 23/03/2026
Umat sedharma, dalam sesanti disebutkan bahwa binatang kalajengking memiliki racun yang terletak di ekornya. Demikian pula ular memiliki racun yang sangat berbisa pada taringnya. Berbeda halnya dengan orang yang licik, picik, dan jahat; seluruh dirinya diliputi oleh “racun” yang sangat berbisa.
Melakukan tindakan kejahatan atau perbuatan buruk (aśubha karma) dapat dipastikan akan membawa penderitaan, malapetaka, bahkan kehancuran (naraka cyuta). Setiap kejahatan akan kembali kepada pelakunya (pratikāra). Sebaliknya, menjadi orang baik dan bijaksana (sādhu janma) merupakan tujuan hidup dalam penjelmaan sebagai manusia.
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, hendaknya selalu berhati-hati dalam menjalankan svadharma. Jauhkan diri dari perilaku kejahatan, serta tumbuhkan sifat-sifat bijak (daivī sampad) dalam diri agar terhindar dari kelahiran caṇḍāla dan tidak terjerumus ke dalam naraka mahārorava, serta mampu memahami ajaran dharma. Niscaya, setiap umat sedharma akan senantiasa berada di jalan dharma menuju sādhu janma.
(Kitab Nītiśāstra II.9)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
