Sanātana Dharma: Kebenaran Sejati
Mutiara Weda
Yogyakarta, 01/05/2026
Umat Se-dharma, dalam sesanti Hindu tersurat bahwa kesucian batin akan dapat terwujud manakala seseorang memiliki kemampuan untuk mengintrospeksi dan mengendalikan diri. Demikian pula, kesucian diri akan mampu membangun kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan, yang selanjutnya dengan keyakinan spiritual akan dapat mewujudkan kebenaran sejati, yaitu Sanātana Dharma.
Hakikat kebenaran sesungguhnya merupakan hukum yang abadi, yaitu hukum ṛta ataupun hukum karma, dengan landasan kejujuran dalam mensinergiskan pikiran, perkataan, dan perbuatan, yaitu Tri Kāya Sandhi.
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu marilah kita membangun kesucian diri melalui pengendalian indria sehingga dapat menghindarkan diri dari balutan kegelapan pikiran, yaitu Sapta Timira, serta tidak menjerumuskan ataupun membunuh diri sendiri dengan melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma agama.
Niscaya, Cakra Dharma akan berputar secara sinergis dalam mewujudkan Satyam, Śivam, dan Sundaram guna menata kehidupan yang damai, rukun, harmonis, penuh manah śānti, hingga mencapai parama śānti.
(Yajurveda 19.30)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Saṅgraha Nusantara
Daerah Istimewa Yogyakarta
