Ngajegang Dharma
Mutiara Weda
Yogyakarta, 4 Juli 2026
Umat Se-dharma, dalam susastra tersurat bahwa apabila seseorang dilahirkan menjadi manusia, tetapi ingkar terhadap pelaksanaan Dharma, bahkan bingung dengan agamanya, terlebih hanya mengejar kenikmatan, kepuasan duniawi, serta berhati tamak, orang semacam ini disebut Jadma Kesasar atau manusia sesat.
Sesungguhnya, hidup menjelma menjadi manusia merupakan kesempatan yang sangat utama untuk memperbaiki dan membenahi diri. Demikian pula, kehidupan sebagai manusia sangatlah pendek, singkat tak ubahnya seperti kilatan cahaya, serta sangat sukar untuk diperoleh.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu menjalankan swadharmaning agama. Jangan sia-siakan kesempatan terlahir menjadi manusia di alam saṃsāra ini dengan menegakkan ajaran Dharma, yaitu Sevaka Dharma, serta memancarkan Dharma Vāhinī dalam diri dan kepada umat Se-dharma. Niscaya umat Hindu akan memperoleh kebahagiaan, baik di dunia sekala maupun niṣkala, Jagadhita lan Kamokṣan nantinya.
(Sārasamuccaya 8 dan 9)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
