Manah (SS. 421)
DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
11 September 2026
Oleh I Ketut Subagiasta
Manah artinya pikiran. Dalam kehidupan, manusia wajib melakukan pengekangan pikiran atau Kahrtaning Manah. Pikiran wajib diusahakan agar terkendali dengan benar atau Manah Ngeret Prihen Temen.
Bila pikiran dikuasai hawa nafsu atau kama yang merajalela, pikiran menjadi tidak terkendali dan dapat menimbulkan bencana atau bhaya. Pikiran yang galau atau Manah Asudha menyebabkan hidup tidak sejahtera atau asvasti. Pikiran yang tidak suci atau kasmala menyebabkan hidup menjadi luntang-lantung.
Mari hindari Manah Avidya atau pikiran yang gelap. Prihen Temen Manah Sucahya, yakni usahakan benar-benar memiliki pikiran yang cemerlang. Svasti ca Santah Janman, yakni hidup sejahtera dan damai.
Svaha.
GITA SANTIHNUSANTARA