Byaktapuhara Hala (SS. 421)

DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
7 Agustus 2026
Oleh I Ketut Subagiasta

Byaktapuhara Hala (SS. 421)

Byaktapuhara Hala berarti bencana. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu waspada (pratyakṣa) sebelum terjadi bencana alam (byaktapuhara hala prakṛti). Pada musim kemarau (prāvṛt), sering terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sementara itu, pada musim hujan (varṣā ṛtu), sering terjadi banjir bandang.

Siapa pun hendaknya tetap waspada dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Diperlukan kesiapan mental dan kesiapan fisik sebagai langkah antisipasi apabila bencana terjadi.

Mari kita berdoa semoga kehidupan senantiasa aman dan tenteram, janma śāntaḥ santoṣam. Svaha.

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Kesucian Pangkal dari Kebenaran

    Mutiara WedaYogyakarta, 01/11/2025 Umat se-dharma, seva atau pengabdian merupakan bagian dari kerja (karma). Dari pengabdian itulah akan terbangun kesucian dalam diri yang menjadi pondasi kehidupan bagi setiap umat Hindu. Dari kesucian diri (śauca) akan lahir kemuliaan; dari kemuliaan akan muncul kehormatan; dan dari kehormatan itulah diperoleh kebenaran (satya). Oleh karena itu, sebagai umat Hindu bangunlah…

  • Sistācāraḥ (Sarasamuccaya 40)

    DHARMAŚABDANAM MAUKTIKĀNI (MUTIARA KATA DHARMA) Sistācāraḥ adalah orang yang mengajarkan Dharma, mengajarkan Śruti dan Smṛti, serta berperilaku jujur, setia, dan mulia. Jadilah seorang Sistācāraḥ di jagat raya, yaitu pribadi yang senantiasa menebarkan kebenaran, kebajikan, dan kemuliaan hidup secara bijaksana dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh I Ketut Subagiasta Bagikan ke:

  • Satvika Yadnya

    Mutiara WedaYogyakarta, 23 Juli 2025 Umat Se-Dharma, Melaksanakan Pañca Mahā Yadnya merupakan kewajiban suci sebagaimana petunjuk dari pustaka suci Weda Saṁhitā, sebagai penyangga bumi, alam semesta beserta isinya. Sebab, alam dan manusia diciptakan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui Yadnya. Lima unsur penting dalam Meyadnya adalah sebagai berikut: Mantra: doa-doa suci yang diucapkan oleh…

  • Sanātana Dharma: Kebenaran Sejati

    Mutiara WedaYogyakarta, 12/08/2026 Umat Sedharma, dalam sesanti Hindu tersurat bahwa kesucian batin akan dapat terwujud manakala seseorang memiliki kemampuan untuk melakukan introspeksi dan pengendalian diri, dengan berlandaskan kemampuan serta kejujuran dalam menyinergikan pikiran, perkataan, dan perbuatan (Tri Kaya Sandhi). Dengan kesucian diri, kita akan mampu membangun kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan. Dengan terbangunnya kedamaian dalam…

  • Bangun Soliditas Umat Hindu

    Mutiara WedaYogyakarta, 04/08/2025 Umat Se-Dharma, dalam pustaka suci Weda ada mengungkapkan:Wahai Umat Manusia, berhimpunlah, duduklah bersama-sama, pikirkan bersama-sama dan rumuskan sesuatu untuk tujuan bersama,yang mengajarkan kepada kita umat se-Dharma untuk selalu bersinergi dan bersatu guna mencapai tujuan bersama.Sahrdayam sammanasyam, avidvesam kṛṇomi vaḥ. Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan sifat-sifat ketulusan, keikhlasan, mentalitas atau kejiwaan yang…

  • Menjaga Kesucian Budhi

    Mutiara Weda15/01/2025 Umat se-dharma, dalam susastra Hindu ada menyebutkan tresna hi sarvapapista nityodvegakari mata; sifat rakus, loba, dan serakah merupakan sumbernya bencana. Segala macam bentuk bencana atau kejahatan yang ditimbulkan oleh sifat rakus dan sejenisnya yang menyebabkan kebencian dan ketakutan orang lain disebut tresna. Tak ada sesuatu di dunia ini yang dapat memenuhi tresna, orang…