Berbuat dengan Ketanpaakuan

Mutiara Weda
15/03/2025

Umat Sedharma, dalam susastra ada ungkapan: orang yang memiliki keinginan untuk berbuat bebas tanpa keakuan dapat dipastikan akan mendapatkan kedamaian serta keharmonisan dalam hidupnya.

Orang yang berjiwa sabar, tenang, dan tulus ibarat air yang masuk ke dalam samudra—walaupun terus-menerus, namun tetap tenang tak bergerak. Demikian pula halnya dengan orang yang berjiwa sabar dan tenang, ia akan mencapai kedamaian. Walaupun semua kesenangan ada padanya, tetapi bukan berarti ia mengumbar hawa nafsunya.

Oleh karena itu, setiap umat Hindu harus selalu meningkatkan serta menegakkan kesucian diri masing-masing (Jana Kertih) serta membangkitkan kesucian jiwa dengan menjalankan ajaran Tingkahing Brata melalui pemusatan pikiran dan pengendalian panca indra dari segala objek keinginan. Niscaya, akan terbangun umat Hindu yang bijak dan memiliki aura atau vibrasi energi positif yang kuat dalam diri masing-masing (Suksma Sarira).
(Bhagavad Gītā II.65-72)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Badan Penyiaran Hindu (BPH) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Kebenaran – Kesadaran

    Mutiara WedaYogyakarta, 15/07/2025 Umat sedharma, dalam susastra ada mengungkapkan: Agham astu aghakrte, sapathah sapathiytate; setiap umat Hindu memiliki keyakinan akan kebenaran hukum Karma bahwa semua orang yang berdosa menderita karena dosanya sendiri, demikian juga mereka yang terkutuk menderita akibat dari kutukannya sendiri. Setiap perbuatan akan selalu mendatangkan hasil atau pahala, baik ataupun pahala buruk yang…

  • Jalankan Svadharma

    Mutiara WedaYogyakarta, 23/09/2025 Umat Se-dharma, Dalam śāstra diungkapkan bahwa manakala hidup menjelma menjadi manusia lalu ingkar terhadap pelaksanaan dharma, bahkan bingung dengan agamanya, hanya mengejar kenikmatan dan kepuasan duniawi serta berhati tamak — orang semacam ini disebut jātma kesasar atau manusia sesat. Sesungguhnya hidup menjelma menjadi manusia sangatlah utama, suatu kesempatan untuk memperbaiki dan membenahi…

  • Ketulusan dalam Bhakti

    Mutiara WedaYogyakarta, 28/06/2025 Umat Sedharma,Dalam pustaka suci Weda Samhita disebutkan:“Sata hasta sama hara, sahasrahasta sam kira”,yang mengajarkan umat Hindu untuk menjalankan Punia Bhakti dengan ketulusan hati melalui seribu tangan. Sikap tulus ikhlas, murah hati, dan suka menolong berupa pemberian atau Punia Bhakti merupakan sikap bijak yang perlu dibangun oleh setiap umat manusia sebagai bentuk implementasi…

  • Pendidikan Anak Siswa Gunamantha

    Palangka Raya, 24.11.2024 Dalam pendidikan terhadap anak siswa, penting ditanamkan nilai luhur tentang pribadi yang bijaksana. Upaya pendidikan anak siswa Gunamantha terus dilakukan dalam komponen jenjang pendidikan. Disadari bahwa pendidikan anak siswa Gunamantha adalah pendidikan yang bertujuan menjadikan anak siswa bijaksana. Dalam referensi Itihasa, terutama pada Kakawin Ramayana, terdapat Wirama Sronco, yang dikutip berikut ini:“Gunamantha…

  • Filosofi Indriya

    Oleh I Ketut Subagiasta Disajikan bahwa filosofi indriya berarti indra. Marilah kita memahami ajaran luhur dalam pustaka suci Mānava Dharmaśāstra II.96 sebagai berikut: “idānīm indriya-saṃyamopāya mahaḥ, na tathā etāni śakyante saṃniyamantum asevayā; viṣayeṣu prajuṣṭāni, tathā jñānena nityaśaḥ.” Terjemahan: “Indra yang sangat tertambat oleh benda-benda jasmani yang memberi kepuasan itu tidak akan dapat dikendalikan dengan baik…

  • Berbuat Jahat Akan Membuat Hidup Tersiksa

    Mutiara WedaYogyakarta, 9 Juni 2026 Umat sedharma, dalam susastra Hindu diuraikan: “Tāpūṃsi tasmai vṛjināni santu”. Perbuatan yang penuh dengan niat-niat jahat, licik, dan iri hati akan membuat kehidupan menjadi terbebani dan tersiksa. Perbuatan yang dipenuhi kejahatan dan dosa tidak akan pernah berhasil mengarungi kehidupan di alam saṃsāra ini. Kebaikan atau kebajikan tidak pernah bersahabat dengan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *