Krodha: Cermin Pudarnya Kesabaran
Mutiara Weda
Yogyakarta, 9 September 2026
Umat se-Dharma, kesabaran merupakan kekayaan yang paling mulia dan tak ternilai harganya. Ibarat emas dan permata, kesabaran memiliki kemuliaan yang tiada ternilai dan mampu menjadi kekuatan untuk mengendalikan hawa nafsu.
Tatkala kesabaran dan ketenangan hati berkurang, tidak akan pernah ada kepastian akan terwujudnya persahabatan. Sebaliknya, jiwa murka akan menyelubungi diri yang pada akhirnya dapat berujung pada perkelahian, permusuhan, serta saling membenci.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu senantiasa menumbuhkan nilai kesabaran dalam diri dengan mengikis habis serta menghilangkan sifat-sifat pemarah/krodha, ibarat ular yang meninggalkan kulit luarnya (kulitnya) dan tidak akan kembali lagi. Mengingat, orang yang dikuasai oleh nafsu kemarahan, segala rupa usaha, Tapa, serta persembahan yang dilakukannya tidak akan pernah mendapatkan hasil atau pahala.
Niscaya, dengan menumbuhkan kesabaran dalam hati, kita akan mampu menampilkan karakter umat Hindu yang berbudi luhur.
(SS. 104–114)
Mangku Gede Made Worda N.
BINROH Hindu TNI AU
Paruman Walaka PHDI DIY
GITA SANTIHNUSANTARA