Filosofi Àdityàjàyate Vrstir
Palangka Raya, 26.9.2025
Oleh I Ketut Subagiasta
Disajikan sebuah topik Àdityàjàyate Vrstir artinya “dari matahari turunlah hujan”. Mari renungkan nilai luhur ekoteologi dalam pustaka suci MĀNAVA DHARMAŚĀSTRA – SLOKA III-76 yang dikutip sebagai berikut:
“अग्नौ प्रास्ताहुतिः सम्यग् आदित्यम् उपतिष्टते
आदित्याज्जायते वृष्टिर् वृष्टेरन्नं ततः प्रजाः
agnau prāstāhutiḥ samyag ādityam upatiṣṭate
ādityājjāyate vṛṣṭir vṛṣṭerannaṁ tataḥ prajāḥ
Terjemahan:
Persembahan yang dimasukkan ke dalam api akan mencapai matahari, dari matahari turunlah hujan, dari hujan timbullah makanan dari mana makhluk hidup mendapatkan hidupnya.”
Adapun makna mulia topik Àdityàjàyate Vrstir dikaji secara ekoteologi dan dapat dimaknai mengenai nilai pendidikan Hindu berikut ini:
- Agnau Pràstàhutih artinya persembahan api untuk memuliakan Surya. Maknanya, Agni kuasa Dewa Brahma dipuja umat Hindu dengan sarana yajña agni untuk memuliakan Dewa Brahma dalam murti Surya yang digelari Sang Hyang Surya. Dengan sakti Surya melalui panasnya, air samudra menguap ke langit menjadi awan (mega), bekerja sama dengan Sang Hyang Indra dan Sang Hyang Vayuh (Bayu, angin), sehingga awan menjadi titik air yang jatuh ke bumi (Perthivi), diresap oleh bumi.
- Vrstwrannam artinya dari hujan tumbullah tumbuhan yang dapat menghasilkan makanan. Maknanya, air hujan yang mengguyur bumi memungkinkan segala tumbuhan, pohon, dan tanaman tumbuh subur. Hewan dan binatang hidup produktif, menghasilkan protein dan kalori hewani maupun nabati, menjadi sumber gizi dan kehidupan manusia yang sehat dan bahagia (sejahtra).
- Tatah Prajàh artinya makhluk hidup mendapatkan kehidupan dari makanan. Maknanya, hujan turun ke bumi berdampak bagi semua kehidupan menjadi subur. Tanaman berbuah lebat dan hijau, menjadi sumber makanan bagi semua makhluk hidup (sarwa prani). Manusia hidup berkecukupan dengan hasil panen di sawah dan ladang. Hewan dan binatang hidup produktif, bisa dijual sebagai sumber ekspor. Hasil melimpah dari jual beli ternak memberi rejeki berlimpah atas anugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Intinya, kuasa Tuhan Yang Maha Esa dalam murti Surya dengan cahaya dahsyat mengevolusi air laut menjadi awan atau mega. Sakti Sang Hyang Indra dan Sang Hyang Vayu di akasa menciptakan hujan. Semua air hujan diresap dan diolah oleh Sang Hyang Perthivi di bumi, berdampak pada tumbuhan hidup subur berbuah lebat. Hewan dan binatang yang diternak menjadi gemuk, produktif, menghasilkan rejeki, sumber hidup, dan produksi melimpah ruah.
Maknai filosofi Àdityàjàyate Vrstir sebagai sajian ekoteologi yang bermakna pendidikan Hindu, untuk kewajiban umat Hindu menyintai lingkungan dan melestarikan sumber daya alam sebagai kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Semoga alam lestari, indah, dan harmonis sepanjang zaman.
Rahayu. Svaha. Semoga hidup tentram dan sentosa. Ksama ca Ksami.
