Priyam Mitram (SYV. XXVII.42)

DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
9 September 2026
Oleh I Ketut Subagiasta

Priyam Mitram artinya teman baik. Umat Hindu dalam beryajna menggunakan berbagai sarana, seperti patram = daun, puṣpam = bunga, phalam = buah, toyam = air, agnir = api/dupa, dan mantram = doa.

Selain itu, umat Hindu juga beryajna bersama teman baik, sanak keluarga, dan warga masyarakat atau Priyam Mitram. Beryajna, baik dalam tingkatan kanistha, madhyama, maupun uttama, diyakini dapat melibatkan teman baik atau Priyam Mitram untuk saling membantu, saling menolong, saling berderma, saling bertoleransi, dan saling meringankan beban dalam pelaksanaan Yajna.

Intinya, menjalankan agama Hindu tidaklah sulit. Ada teman baik atau Priyam Mitram yang dapat saling menolong sesuai dengan ajaran suci Sukla Yajur Veda yang dijadikan sumber Mutiara Kata Dharma.

Semoga umat Hindu semakin kokoh dalam menjalin pertemanan yang baik sebagai aset luhur dalam beryajna.

Svaha.

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Satya-Dharma

    Mutiara WedaYogyakarta, 08/08/2026 Umat Sedharma, dalam susastra Hindu disebutkan: Satyam nāsti paro dharmo, nānṛtaṁ pātakaṁ param: tidak ada Dharma atau kewajiban suci yang lebih tinggi daripada kebenaran (Satya), dan tidak ada dosa yang lebih rendah daripada dusta. Di mana ada Satya, di sanalah pasti ada Dharma. Kebenaran dan kebajikan tidak dapat dipisahkan serta senantiasa berdampingan…

  • Filosofi Candramasi

    Disajikan uraian dengan topik Filosofi Candramasi, artinya yang ada dalam bulan. Mari dipahami dengan bijak ajaran luhur pada pustaka suci Bhagavad Gītā – XV-12 yang dikutip sebagai berikut: “यदादित्यगतं तेजो जगद्भासयतेऽखिलम् । यच्चन्द्रमसि यच्चाग्नौ तत्तेजो विद्धि मामकम् ॥ १५-१२॥ yad āditya-gataṁ tejo jagad bhāsayate ‘khilam, yac candramasi yac cāgnau tat tejo viddhi māmakam. Artinya: Cahaya,…

  • Ahning Maneb Manah Nira

    Mutiara WedaYogyakarta, 15/10/2025 Umat Sedharma, dalam susahstra ada disebutkan: “Dve karmāṇi naraḥ kurvan iha loke mahīyate.”Ada dua macam perbuatan yang menyebabkan seseorang menjadi bijak dan mulia, yaitu tidak sekali-kali mengucapkan perkataan kasar (tan ujar ahala) dan tidak sekali-kali berniat melakukan perbuatan jahat dan tercela. Perbuatan dan perkataan yang mengandung niat jahat tiada ubahnya seperti membidik…

  • Subhakarma (SS. 21)

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)9 Juli 2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Subhakarma (SS. 21) Subhakarma adalah perbuatan baik. Berbuat baik akan menghasilkan pahala yang baik. Kelak, apabila meninggal dunia, seseorang akan memperoleh svarga. Apabila menjelma kembali, disebut Svargacyuta. Ciri-ciri orang yang terlahir dari svarga, antara lain: a) Rupawan, yakni orang yang berwajah cantik atau tampan.b)…

  • Suluh Kehidupan

    Mutiara Weda27/09/2025 Umat sedharma, dalam pustaka suci Weda tersurat bahwa tidak ada sahabat yang lebih tinggi daripada pengetahuan, dan tidak ada musuh yang lebih berbahaya daripada nafsu jahat. Demikian pula, tidak ada kekuatan yang melebihi kekuatan nasib, karena nasib tidak tertahankan oleh siapapun. Melakukan perbuatan baik (Subha Karma) serta mensinergiskan pikiran, perkataan, dan perbuatan, sambil…

  • Menjaga Kesucian Budhi

    Mutiara Weda15/01/2025 Umat se-dharma, dalam susastra Hindu ada menyebutkan tresna hi sarvapapista nityodvegakari mata; sifat rakus, loba, dan serakah merupakan sumbernya bencana. Segala macam bentuk bencana atau kejahatan yang ditimbulkan oleh sifat rakus dan sejenisnya yang menyebabkan kebencian dan ketakutan orang lain disebut tresna. Tak ada sesuatu di dunia ini yang dapat memenuhi tresna, orang…