Jadikan Ketulusan dan Keuletan sebagai Roh Kehidupan

Rahajeng Rahina Penampahan Kuningan

Mutiara Weda

Yogyakarta, 26 Juni 2026

Umat sedharma, perlu direnungkan bahwa selama ketidakjujuran menjadi dasar dalam melakukan perbuatan, maka dapat dipastikan bencana dan malapetaka akan menimpa, sehingga seseorang tidak mampu melepaskan diri dari belenggu ikatan duniawi. Sebaliknya, apabila ketulusan hati (Ārjava) dijadikan dasar dalam berpikir, bertutur kata, dan berbuat, maka seseorang akan memperoleh kekuatan pikiran.

Sesungguhnya, tidak mementingkan diri sendiri merupakan Dharma yang utama. Sikap tangguh, jujur, dan ulet yang tahan uji adalah kesaktian manusia yang sangat dahsyat. Demikian pula, kepandaian dan kemampuan mengendalikan diri merupakan hakikat dari ajaran brata dan menjadi janji suci terhadap diri sendiri.

Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu membangun ketenangan hati (Dama) dan menampakkan kesucian diri, baik lahir maupun batin (Danta). Niscaya, umat Hindu akan senantiasa sadar, sabar, dan mampu mengendalikan diri sebagai suluh nikang prabhā (pelita dalam kehidupan), sehingga tidak mengalami kesesatan dalam menjalankan Tri Kāya Pariśuddha.

(Sarasamuccaya 65–66)

Made Worda Negara

BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *