Yoga Yajna (BG. IV.28)

DHARMASHABADANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
15.10.2026
Oleh I Ketut Subagiasta

Yoga Yajna artinya persembahan dengan sikap konsentrasi. Pikiran, perkataan, dan sikap terkonsentrasi dalam persembahan. Hubungan nirmala antara pemuja dengan yang dipuja.

Tahapan Astangga Yoga diimplementasikan secara hening. Yoga Yajna dengan Asana, Yama, Niyama, Pranayama, Pratyahara, Dharaba, Dhyana, dan Samadhi.

Praktik Yoga secara tenang, damai, dan tulus untuk menuju penyatuan sang diri dengan Brahman.

Rahayu. Svaha.

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Sevaka Dharma

    Mutiara Weda Yogyakarta, 14/05/2026 Umat se-dharma, dalam susastra tersurat bahwa manusia yang dilahirkan ke dunia namun ingkar terhadap pelaksanaan Dharma, bahkan bingung terhadap agamanya sendiri, terlebih hanya mengejar kenikmatan dan kepuasan duniawi serta berhati tamak, disebut sebagai jadma kesasar atau manusia sesat. Sesungguhnya, hidup menjelma menjadi manusia merupakan kesempatan yang sangat utama untuk memperbaiki dan…

  • Tumbuhkan Rasa Kasih Sayang

    Mutiara WedaYogyakarta, 25/06/2025 Umat Se-Dharma,Dalam mengarungi kehidupan di dunia maya pada ini, tak bisa lepas dari Rwa Bhineda. Demikian pula, pengaruh sifat-sifat negatif selalu menghantui jiwa umat manusia yang perlu dikendalikan: sifat dengki, iri hati, atau Matsarya—sifat yang senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang. Jadikan rasa kasih sayang sebagai benteng dalam membangun…

  • Umat Hindu Sembahyang Tiga Waktu

    Mutiara WedaYogyakarta, 19 Juli 2025 Umat Hindu Sembahyang Tiga Waktu Bapak dan Ibu Umat Se-Dharma yang terhormat, Di dalam pustaka suci Yajur Weda Samhitā diungkapkan tentang hakikat dari rasa bhakti. Dalam mengimplementasikan wujud rasa bhakti tersebut, umat Hindu menempuh jalan mendekatkan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Ida Sang Hyang Parama Kawi…

  • Damai dalam Berpikir

    Mutiara WedaYogyakarta, 1 Agustus 2026 Umat Sedharma, Manah atau pikiran merupakan sinar cahaya yang mampu menjelajah ke mana-mana. Pikiran membimbing dan menuntun setiap perilaku maupun tindakan, menjadi sumber pengetahuan, serta berperan sebagai perantara yang paling cepat dalam diri manusia. Pikiran merupakan penentu baik dan buruknya seseorang. Pikiran mengawasi seluruh indria serta menjadikan niat atau tekad…

  • Gunakarma (BG IV.13)

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)6 Agustus 2026Oleh I Ketut Subagiasta Gunakarma (BG IV.13) Gunakarma adalah sifat, keahlian, profesi, atau pekerjaan yang dimiliki seseorang. Keutamaan umat Hindu ialah memiliki sifat, keahlian, profesi, atau pekerjaan yang berkompeten serta berlandaskan Dharma. Kartanam berarti penekun profesi, seperti penekun kerohanian (Brahmana), penegak ketertiban dan pelindung masyarakat (Ksatriya), penekun bidang ekonomi…

  • Kesiapan akan Kebangkitan Hindu

    Mutiara Weda Yogyakarta, 10/07/2026 Umat Se-dharma, faktor yang sangat penting dalam menyongsong kebangkitan Hindu adalah kesiapan akan penguatan agem-ageman dalam beragama Hindu. Adapun yang menjadi benih atau cikal bakal penguatan tersebut terletak pada kuatnya agem-ageman dalam bentuk Śraddhā. Manakala kurangnya keyakinan, bingung, bahkan ragu terhadap agamanya, dapat dipastikan rapuhnya pondasi agama yang berdampak pada rapuhnya…