Panca Bhaktinām Priyah Vidhi (BG. XI.17)

DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
Tanggal 21.9.2026
Oleh I Ketut Subagiasta

Panca Bhaktinām Priyah Vidhi artinya lima sikap bhakti yang disayang oleh Sang Hyang Vidhi. Ada lima sikap orang yang berbhakti yang disayang oleh Sang Hyang Vidhi, antara lain:

  1. Na Hrsyati = orang yang tidak bersenang hati secara berlebihan.
  2. Na Dvesti = orang yang tidak membenci dan tidak mendendam.
  3. Na Shocati = orang yang tidak berduka cita secara terlalu mendalam.
  4. Na Kāṅksati = orang yang tidak menuruti nafsu keinginan.
  5. Subhāśubha Parityāgī = orang yang melepaskan keterikatan terhadap kebaikan dan kebatilan, bersikap independen, serta moderat.

Mari dipahami dan diamalkan dengan bijak nilai-nilai filosofi Panca Bhaktinām Priyah Vidhi dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kita senantiasa tulus dan nirmala dalam menghadapi kehidupan yang beraneka ragam, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, di tengah jagat yang penuh drama.

Svasti. Dhanyavadam (Suksma).

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Bhoga-Svātantrya

    Mutiara WedaYogyakarta, 14/06/2026 Umat sedharma, dalam sesanti Hindu disebutkan: Ala Ulah Ala Tinemu, Ayu Kinardi Ayu Pinanggih. Benih padi yang ditanam, padi pulalah yang akan dipetik nantinya. Begitu pula benih jagung yang ditanam, jagung pulalah yang akan menjadi hasilnya. Demikianlah Hukum Karma Phala bekerja dalam kehidupan manusia. Manusia tidak memiliki kebebasan untuk menentukan hasil dari…

  • Nirāhaṃkāra

    Mutiara Weda12/02/2026 Umat se-dharma, dalam ajaran agama Hindu, kelahiran menjelma menjadi manusia sangatlah utama, mulia, dan sangat sulit untuk diperoleh. Menjelma menjadi manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dengan Tri Pramāṇa (tiga alat pengetahuan) guna menjalankan Wiweka (viveka, kemampuan membedakan) menimbang mana yang baik dan mana yang buruk, sehingga dapat mengendalikan pengaruh dari…

  • Filosofi Candramasi

    Disajikan uraian dengan topik Filosofi Candramasi, artinya yang ada dalam bulan. Mari dipahami dengan bijak ajaran luhur pada pustaka suci Bhagavad Gītā – XV-12 yang dikutip sebagai berikut: “यदादित्यगतं तेजो जगद्भासयतेऽखिलम् । यच्चन्द्रमसि यच्चाग्नौ तत्तेजो विद्धि मामकम् ॥ १५-१२॥ yad āditya-gataṁ tejo jagad bhāsayate ‘khilam, yac candramasi yac cāgnau tat tejo viddhi māmakam. Artinya: Cahaya,…

  • Filosofi Analo Prakṛti

    Palangka Raya, 14.9.2025 Disajikan uraian ekoteologi dengan topik Analo Prakṛti, artinya sifat alami api, ajaran luhur dalam pustaka suci Bhagavad Gītā VII.4 yang dikutip sebagai berikut: “यततामपि सिद्धानां कश्चिन्मां वेत्ति तत्त्वतः ॥ ७-३॥भूमिरापोऽनलो वायुः खं मनो बुद्धिरेव च ।bhūmir āpo ‘nalo vāyuḥ khaṁ mano buddhir eva ca,ahaṅkāra itīyaṁ me bhinnā prakṛtir aṣṭadhā. Artinya:Tanah, air, api,…

  • Suluh Nikang Prabha

    Mutiara Weda Jogjakarta, 04/05/2026 Umat Se-dharma, jika kita renungkan, tatkala kesadaran diri melebur dengan Kesadaran Sejati atau Yang Maha Agung, maka yang tersisa hanyalah kebahagiaan tanpa batas. Membangun kecerdasan sangatlah penting bagi setiap umat manusia dengan menempatkan kecerdasan intelektual sebagai inti dasarnya, yang kemudian diperhalus oleh kecerdasan emosionaldan kecerdasan spiritual menuju pada kesadaran sejati, dengan bhūṣaṇa-bhūṣaṇa sebagai pengikatnya. Busana kekayaan berupa keramahan, dan busana orang kuat berupa ucapan…