Cakra Dharma

Mutiara Weda
Yogyakarta, 23 Juli 2026

Umat Sedharma,

Sifat melayani nilai-nilai Dharma (Dharma Sevanam) merupakan bagian dari etos kerja atau Subha Karma yang sesuai dengan ajaran etika Hindu. Sikap melayani dalam menegakkan nilai-nilai kebajikan kepada sesama (Dharma Sevanam) akan membangun kesucian diri serta menjadi fondasi utama dalam mengarungi kehidupan bagi setiap umat Hindu.

Dari kesucian akan lahir kemuliaan, dari kemuliaan akan tumbuh kehormatan, dan dari kehormatan akan tercapai kebenaran (Satya).

Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, membangun kesucian diri, baik lahir maupun batin, melalui Dharma Sevanam merupakan suatu keharusan. Di samping itu, marilah senantiasa mengedepankan sikap tresna asih sesuai dengan ajaran Tri Parārtha, yaitu Asih, Punia, dan Bhakti. Niscaya, kesucian batin akan terbangun sehingga Cakra Dharma berputar secara sinergis dan seimbang dalam mewujudkan Satyam, Sivam, dan Sundaram, menuju kebahagiaan hidup.

(Yajur Veda 19.30).

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Kebenaran – Kesadaran

    Mutiara WedaYogyakarta, 15/07/2025 Umat sedharma, dalam susastra ada mengungkapkan: Agham astu aghakrte, sapathah sapathiytate; setiap umat Hindu memiliki keyakinan akan kebenaran hukum Karma bahwa semua orang yang berdosa menderita karena dosanya sendiri, demikian juga mereka yang terkutuk menderita akibat dari kutukannya sendiri. Setiap perbuatan akan selalu mendatangkan hasil atau pahala, baik ataupun pahala buruk yang…

  • Ātmanastuti

    Mutiara WedaYogyakarta, 20 Juli 2025 Umat Se-Dharma, Memperkokoh keyakinan dalam beragama melalui Śraddhā dan Bhakti, serta selalu merawat dan menjaga anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, merupakan suatu kewajiban bagi setiap umat Hindu. Kebenaran dan kebajikan dijaga melalui perilaku yang baik. Demikian pula, śāstra-śāstra suci dijaga dengan keteguhan hati dan kesucian pikiran. Kelahiran sebagai…

  • Pentingnya Membangun Kedamaian dalam Diri

    Mutiara WedaYogyakarta, 27 Mei 2026 Umat sedharma, dalam susastra diungkapkan pentingnya menyingkirkan niat-niat kotor dan niat-niat jahat yang bersemayam dalam diri, “āpma hato na somaḥ.” Dengan lebih menampakkan nilai-nilai kebajikan dan kemuliaan, serta menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan tercela dan jahat terhadap sesama, seseorang akan mampu menuju kebaikan, kemuliaan dalam berperilaku, serta terbangunnya kesucian…

  • Membangun Kualitas Rohani

    Mutiara WedaYogyakarta, 22/05/2026 Umat sedharma, dalam susastra diungkapkan: “Agne tapas tapyāmahe,upa tapyāmahe tapaḥ.” Kesadaran dan kemampuan untuk mengekang serta mengendalikan seluruh indriya (indra) menjadi kata kunci guna memperoleh pengetahuan rohani. Membangun kualitas rohani dengan menampakkan sifat-sifat kedewataan Daivī Sampad serta menghapus niat jahat dan niat buruk Āsurī Sampad menjadi suatu keharusan. Oleh karena itu, sudah…

  • Satvika Yadnya

    Mutiara WedaYogyakarta, 16/05/2025 Umat Se-dharma, melaksanakan Panca Maha Yadnya merupakan kewajiban suci dari petunjuk Pustaka suci Weda Samhita sebagai penyangga Bumi, alam semesta beserta isinya, karena alam dan manusia diciptakan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui Yadnya. Ada lima unsur penting dalam Meyadnya: Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, mantapkan Śraddhā dan Bhakti dengan…

  • Tunggalang Idep

    Mutiara WedaYogyakarta, 13/04/2026 Umat sedharma, dalam ajaran tattva diungkapkan bahwa ketika seluruh tattva menyatu, maka segala objek tidak lagi tampak, sehingga citta (pikiran) dapat dipusatkan dalam dhyāna (meditasi). Penyatuan seluruh tattva yang berada di bawah buddhi disebut eka citta atau eka buddhi, yang dalam istilah lokal dikenal sebagai nunggalang idep. Adapun tattva yang berada di…