Phala (BG XVII.21)

DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
26 Juli 2026

OLEH I KETUT SUBAGIASTA

Phala (BG XVII.21)

Phala berarti pahala atau hasil dari suatu perbuatan. Dānam atau pemberian hendaknya dilakukan dengan tulus, tanpa rasa kesal, dan dilandasi kesucian hati. Pemberian yang mengharapkan imbalan menunjukkan sifat rajas, sedangkan pemberian yang dilakukan dengan penuh ketulusan merupakan wujud sifat sattwam.

Baik harta benda (dravya), pengetahuan (jñāna), maupun materi (artha), hendaknya diberikan dengan tulus dan penuh sukacita (sukha). Ketulusan dalam memberi akan membuahkan phala sukha, yaitu pahala berupa kebahagiaan.

Svaha.

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Bangun Pura dalam Diri

    Mutiara WedaYogyakarta, 06/05/2026 Jika ajaran agama dan ajaran kesucian spiritual digunakan untuk menyakiti orang lain, apalagi hanya sekadar memamerkan diri atau bersifat rājasika, sudah dapat dipastikan hal tersebut mencerminkan rendahnya kualitas rohani dan tingkatan spiritual yang dimiliki, sehingga cenderung melahirkan kerasnya jiwa serta matinya rasa. Oleh karena itu, sebagai umat Hindu sudah menjadi suatu kewajiban untuk membangun pura…

  • Filosofi Punyakarmanam

    Palangka Raya, 3/6/2025 Oleh I Ketut Subagiasta Disajikan topik Punyakarmanam yang artinya manusia yang berbuat kebajikan. Ajaran ekoteologi ini dimaknai dari pustaka suci Bhagavad Gītā XVIII.71, dikutip sebagai berikut: “श्रद्धावाननसूयश्च श‍ृणुयादपि यो नरः ।सोऽपि मुक्तः शुभांल्लोकान्प्राप्नुयात्पुण्यकर्मणाम् ॥ १८-७१॥”śraddhāvān anasūyaś ca śṛṇuyād api yo naraḥ,so ‘pi muktaḥ śubhāṁl lokān prāpnuyāt puṇya-karmaṇām. Artinya:Orang yang mempunyai keyakinan dan…

  • Rahasyajnana

    Umat Sedharma,Pustaka suci Weda yang menjadi pegangan, pedoman, dan tuntunan bagi umat Hindu sering juga disebut dengan nama Kitab Rahasia karena di dalamnya banyak mengandung ajaran yang bersifat rahasia (rahasyajnana). Untuk memudahkan memahami isi kandungan dari pustaka suci Weda, Maha Rsi Walmiki melalui karya sastra Ramayana dan Maha Rsi Vyasa menghimpun epos besar Itihasa guna…

  • Tri Semaya

    Mutiara Weda 30/09/2025 Umat sedharma, dalam sistem filsafat Hindu ada tiga konsep ruang-waktu yang berorientasi pada kelangsungan kehidupan umat manusia dari masa ke masa yang disebut Tri Semaya. Tatkala orang bijak memperhatikan apa yang terjadi di masa lampau (Ātīta), menjaga apa yang ada sekarang (Vartamāna), serta mampu mengantisipasi apa yang akan terjadi di masa depan…

  • Bhakti: Landasan Dalam Mekarma

    Mutiara WedaYogyakarta, 30/06/2025 Umat Sedharma,Jika direnungkan, dalam sastra tersurat bahwa dalam menjalankan Tri Kaya Sandhi, perbuatan atau persembahan janganlah semata-mata hanya karena mengharapkan hasilnya atau pahalanya. Memang terasa sulit didapat di zaman ini, melakukan perbuatan tanpa dilandasi keinginan atau harapan akan pahala. Demikian juga halnya dengan ajaran-ajaran Weda yang dipelajari untuk disadari, seringkali karena adanya…