Sevaka Dharma
Mutiara Weda
Yogyakarta, 09/04/2026
Umat sedharma, dalam susastra disebutkan bahwa manusia yang terlahir namun mengingkari pelaksanaan dharma, bingung terhadap ajaran agamanya, serta hanya mengejar kenikmatan dan kepuasan duniawi dengan hati yang tamak, disebut sebagai jadma kesasar (manusia yang tersesat).
Sesungguhnya, kelahiran sebagai manusia merupakan kesempatan yang sangat utama untuk memperbaiki dan membenahi diri. Kehidupan manusia juga sangat singkat, laksana kilatan cahaya yang sekejap, serta sangat sulit untuk diperoleh.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu menjalankan svadharmaning agama, tidak menyia-nyiakan kesempatan terlahir sebagai manusia di alam saṃsāra ini, dengan menegakkan ajaran dharma (sevaka dharma) serta memancarkannya dalam diri dan kepada sesama umat melalui dharma vāhinī (aliran dharma).
Niscaya, umat Hindu akan memperoleh kebahagiaan, baik di dunia sekala (lahir) maupun niskala (batin), menuju jagaddhita dan mokṣa.
(Sārasamuccaya 8–9)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
