KETULUSAN sebagai Landasan dalam Berbuat

Mutiara Weda

Yogyakarta, 30/10/2025

Umat sedharma, dalam susastra tersirat ajaran:
“Kiñcid yadyapi tad dānaṁ śraddhayā sahitaṁ kṛtam…”
(Dalam melakukan perbuatan / mekarma (melakukan karma), kesucian pikiran dan ketulusan hati menjadi faktor penting untuk menentukan kualitas karma.)

Manakala dalam berbuat dilakukan dengan kesucian pikiran serta ketulusan hati, hal itu akan membawa kebaikan yang tidak terkira, sebagaimana sebuah biji pohon beringin; jika sekali tumbuh, dibina, dan dirawat, akan menjadi pohon besar yang memberi keteduhan bagi setiap manusia.

Demikian pula sebaliknya, tatkala melakukan perbuatan tanpa dilandasi ketulusan hati dan kesucian pikiran, maka segala perbuatan itu menjadi hina dan tidak berguna bagi kehidupan maupun dalam penjelmaan di masa mendatang.

Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu membangun kesucian pikiran (sāttvika vidyā — pengetahuan yang murni/suci) dan berbuat yang baik, berbudi luhur dengan landasan ajaran etika. Yakini bahwa setiap niat jahat dan pikiran kotor akan mendatangkan penderitaan (upekṣā — penelantaran/ketiadaan perhatian), serta dosanya akan kembali kepada pelakunya (pratikāra — balasan akibat karma). Dengan demikian, niscaya akan terbangun umat Hindu yang damai, rukun, dan bahagia secara sekala (lahiriah) maupun niskala (rohaniah).

(Kitab Slokāntara 7:26 & 19:4)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Badan Penyiaran Hindu (BPH) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Sat, Cit, Ānanda Brahman

    Mutiara WedaYogyakarta, 02/11/2025 Umat se-dharma, dalam pustaka suci Weda diajarkan untuk selalu setia, jujur, dan memegang teguh kebenaran dalam menuju ketenangan serta kedamaian batin (parama śānti). Kebenaran dan kejujuran adalah sifat dan hakikat ke-Tuhanan: Sat, Cit, Ānanda Brahman (ada–kesadaran–kebahagiaan murni), yang menjadi bagian dari dasar keyakinan (śraddhā) dalam ajaran agama Hindu. Kesetiaan dan kejujuran itu…

  • Filosofi Janman Śakti

    Disajikan sebuah topik mengenai Janman Śakti, artinya kelahiran kuat. Mari dimaknai ajaran luhur dalam konteks Wānnaprastha pada pustaka suci berikut ini, Mānava Dharma Śāstra Sloka IV.21 yang dikutip sebagai berikut: “ऋषि यज्ञं देवयज्ञं भूतयज्ञम् च सर्वदानृयज्ञं पितृयज्ञम् च यथा शक्ति न हापयेत्ṛṣi yajñaṁ deva yajñaṁ bhūta yajñam ca sarvadānṛ yajñaṁ pitṛ yajñaṁ ca yathā śakti…

  • Jangan Biarkan Benih Kebencian Ada dalam Diri

    Mutiara Weda11/01/2025 Umat se-dharma, jika direnungkan, membangun sebuah hubungan Menyama-Mebraye & ikatan persahabatan dengan sesama umat manusia dan makhluk ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa lainnya sangatlah penting. Vasudhaiva Kutumbakam dengan hidup secara berdampingan, saling asah, asih, dan asuh dalam suatu persahabatan. Hubungan akan stabil manakala norma-norma agama, etika, sopan santun, dan tata krama menjadi…

  • Filosofi Naksatranam

    Disajikan topik Naksatranam artinya bintang-bintang. Mari maknai ajaran luhur pada pustaka suci Bhagavad Gītā X-21 yang dikutip sebagai berikut: “आदित्यानामहं विष्णुः ज्योतिषां रविरंशुमान् ।मरीचिर्मरुतामस्मि नक्षत्राणामहं शशी ॥ १०-२१॥ādityānām ahaṁ viṣṇur jyotiṣāṁ ravir aṁśumān,marīcir marutām asmi nakṣatrāṇām ahaṁ śaśi.” Artinya:“Dari para āditya, Aku adalah Viṣṇu; dari benda-benda yang bersinar Aku adalah Matahari; dari para Marut Aku…

  • Umat Hindu Sembahyang Tiga Waktu

    Mutiara WedaYogyakarta, 19 Juli 2025 Umat Hindu Sembahyang Tiga Waktu Bapak dan Ibu Umat Se-Dharma yang terhormat, Di dalam pustaka suci Yajur Weda Samhitā diungkapkan tentang hakikat dari rasa bhakti. Dalam mengimplementasikan wujud rasa bhakti tersebut, umat Hindu menempuh jalan mendekatkan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Ida Sang Hyang Parama Kawi…

  • Sat, Cit, Ānanda Brahman

    Mutiara Weda31/12/2025 Umat se-dharma,dalam pustaka suci Weda diajarkan untuk selalu setia, jujur, dan memegang teguh kebenaran sebagai jalan menuju ketenangan dan kedamaian batin, Parama Śāntiḥ (kedamaian tertinggi). Kebenaran dan kejujuran merupakan sifat sekaligus hakekat ketuhanan, yaitu Sat, Cit, Ānanda Brahman, sebagai bagian dari dasar keyakinan (śraddhā) dalam ajaran agama Hindu. Kesetiaan dan kejujuran itu tidak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *