Jalankan Swadharma
Mutiara Weda
Yogyakarta, 7 Juli 2026
Umat Se-dharma, dalam susastra diungkapkan bahwa manakala hidup menjelma menjadi manusia, tetapi ingkar dalam pelaksanaan Dharma, bahkan bingung dengan agamanya, hanya mengejar kenikmatan dan kepuasan duniawi serta berhati tamak, orang semacam ini disebut Jadma Kesasar atau manusia sesat.
Sesungguhnya, hidup menjelma menjadi manusia merupakan kesempatan yang sangat utama untuk memperbaiki dan membenahi diri. Demikian pula, kehidupan sebagai manusia sangatlah pendek, singkat tak ubahnya seperti kilatan cahaya, serta sangat sukar untuk diperoleh.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu menjalankan swadharmaning agama. Jangan sia-siakan kesempatan terlahir sebagai manusia di alam saṃsāra ini dengan menegakkan ajaran Dharma, yaitu Sevaka Dharma, serta memancarkan Dharma Vāhinī dalam diri dan kepada umat Se-dharma. Niscaya umat Hindu akan memperoleh kedamaian dan kebahagiaan, baik di dunia sekala maupun niṣkala, Jagadhita dan Mokṣārtham, dengan senantiasa berpegang teguh pada filosofi Dharma bahwa:
Di mana ada keyakinan, di situ ada cinta kasih;
Di mana ada cinta kasih, di situ ada kedamaian;
Di mana ada kedamaian, di situ ada Tuhan;
Di mana ada Tuhan, di situ pasti ada kebahagiaan.
(Sārasamuccaya 8–9 dan Bhagavadgītā XVIII.78)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
