Jadikan Doa Sebagai Benteng
Mutiara Weda
Yogyakarta, 16/09/2025
Umat se-dharma, umat Hindu memiliki keyakinan bahwa memuja kebesaran, keagungan, dan kemuliaan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Ida Sang Hyang Parama Kawi adalah suatu kewajiban (Nama Smaraṇam). Serta, selalu mendekatkan dan berpasrah diri ke hadapan-Nya dengan memancarkan doa-doa pujaan sebagai Kavaca (pagar pelindung) dalam diri masing-masing.
Pengucapan doa-doa pujaan atau Weda Mantram dengan fungsi Kavaca mengandung makna sebagai baju atau pakaian, sedangkan Pañjara bermakna benteng. Keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai pelindung dalam diri.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu / sebagai umat se-dharma, sareng sami (bersama-sama) jangan pernah berhenti untuk memanjatkan dan memancarkan doa-doa pujaan serta berpasrah kepada-Nya, apalagi di saat cobaan sedang menimpa, utamanya Blabar Agung (musibah besar) yang sangat memprihatinkan. Jadikan doa sebagai benteng yang bersifat mutlak untuk dipancarkan agar mendapatkan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Ida Sang Hyang Parama Kawi. Niscaya, dengan demikian umat se-dharma akan mendapatkan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dumogi (semoga) terhindar dari berbagai macam bencana.
(Weda Sabda Suci, hal. 17)
Ngiring sareng-sareng (mari bersama-sama) pancarkan doa & jalankan yadnya suci.
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
