Filosofi Vāyuh Prakṛti
Palangka Raya, 15.9.2025
Disajikan uraian ekoteologi dengan topik Vāyuh Prakṛti, artinya sifat alami angin. Ajaran luhur dalam pustaka suci Bhagavad Gītā VII.4 dikutip sebagai berikut:
भूमिरापोऽनलो वायुः खं मनो बुद्धिरेव च ।
bhūmir āpo ’nalo vāyuḥ khaṁ mano buddhir eva ca,
ahaṅkāra itīyaṁ me bhinnā prakṛtir aṣṭadhā.
Artinya:
Tanah, air, api, udara, eter, pikiran, buddhi, dan ego merupakan delapan unsur alam-Ku yang terpisah.
Adapun makna filosofi Vāyuh Prakṛti jika dikaji secara ekoteologi, dapat disajikan sederhana sebagai berikut. Vāyuh Prakṛti berarti sifat alami angin. Maknanya bahwa angin adalah sumber nafas segar. Angin jangan sampai tercemar atau dipenuhi polusi.
Angin berada dalam kuasa Sang Hyang Śiva. Angin juga dapat berfungsi sebagai pralina, karena mampu memusnahkan isi jagat dengan wujud angin puting beliung, angin bohorok, angin topan, angin kawulu, serta angin darat dan angin laut. Namun dalam kuasa Tuhan Yang Maha Esa melalui murti Sang Hyang Śiva, manusia, hewan, dan tumbuhan dapat hidup subur serta makmur dengan kekuatan angin yang alami.
Intinya, ada makna luhur dalam filosofi Vāyuh Prakṛti, yakni sifat alami angin yang wajib dijaga secara ekoteologi supaya manusia senantiasa dianugerahi rahayu oleh Tuhan Yang Maha Esa menuju lingkungan asri, lestari, dan damai lahir batin.
Semoga semua berbahagia dan sejahtera.
Ksama ca Ksami.
Om Santih Santih Santih Om.
Oleh I Ketut Subagiasta
