Filosofi Bindu ca Nāda
Disajikan topik Bindu ca Nāda yang artinya titik dan suara.
Mari dipahami ajaran luhur pada pustaka suci Śiva Purāṇa I.16.87 yang dikutip sebagai berikut:
“बिंदुनादात्मकं सर्वं जगत्स्थावरजंगमम् ।
बिंदुः शक्तिः शिवो नादः शिवशक्त्यात्मकं जगत् ॥ ८७॥
biṁdunādātmakaṁ sarvaṁ jagatsthāvarajaṁgamam |
biṁduḥ śaktiḥ śivo nādaḥ śivaśaktyātmakaṁ jagat || 87 ||
Artinya:
Seluruh alam semesta yang terdiri dari yang bergerak dan yang tidak bergerak bersifat Bindu (titik) dan Nāda (suara). Bindu adalah Śakti (Tenaga) dan Śiva adalah Nāda. Oleh sebab itu, alam semesta diliputi oleh Śiva dan Śakti.
Adapun makna filosofi Bindu ca Nāda adalah sebagai berikut:
a. Bindu atau Vindu artinya titik atau bulat.
Maknanya adalah Bindu bermakna titik atau bulat, yaitu Śiva.
b. Nāda artinya suara.
Maknanya adalah Śakti atau tenaga.
Alam ini diliputi oleh Śiva dan Śakti. Antara Śiva dan Śakti bersinergi. Ada suara, ada tenaga. Ada tenaga, ada suara. Ada Bindu, ada Nāda. Ada Śiva, ada Śakti. Ada Dewa, ada Dewi-dewi. Ada Śiva, ada Uma atau Pārvatī atau Durghā.
Ajaran ketuhanan Hindu berupa Bindu dan Nāda, atau Dewa dan Dewi.
Alam semesta tercipta dari Bindu dan Nāda, atau dari Dewa dan Dewi.
Intinya, bahwa Bindu dan Nāda merupakan inti dari alam semesta berupa suara dan tenaga.
Rahayu. Svaha. Ksama ca Ksami.
Palangka Raya, 24.5.2025
Oleh I Ketut Subagiasta
