Asvargyam (Bhagavad Gītā II.57)

DHARMAŚABDANĀM MAUKTIKĀNI (MUTIARA KATA DHARMA)
28 Juni 2026

Oleh: I Ketut Subagiasta

Asvargyam adalah kesehatan. Makanlah secara teratur dan tidak berlebihan. Aturlah pola makan dengan bijaksana. Jauhilah kebencian dalam hidup. Hindarilah minuman keras, sabu-sabu, candu, dan narkoba karena semuanya membahayakan kesehatan diri.

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Filosofi Punyakarmanam

    Palangka Raya, 3/6/2025 Oleh I Ketut Subagiasta Disajikan topik Punyakarmanam yang artinya manusia yang berbuat kebajikan. Ajaran ekoteologi ini dimaknai dari pustaka suci Bhagavad Gītā XVIII.71, dikutip sebagai berikut: “श्रद्धावाननसूयश्च श‍ृणुयादपि यो नरः ।सोऽपि मुक्तः शुभांल्लोकान्प्राप्नुयात्पुण्यकर्मणाम् ॥ १८-७१॥”śraddhāvān anasūyaś ca śṛṇuyād api yo naraḥ,so ‘pi muktaḥ śubhāṁl lokān prāpnuyāt puṇya-karmaṇām. Artinya:Orang yang mempunyai keyakinan dan…

  • Viśuddha Karma

    Mutiara WedaYogyakarta, 15/03/2026 Umat se-dharma, dalam pustaka suci Weda disebutkan: sesungguhnya semua umat manusia memiliki kebebasan, bebas menentukan kehendaknya, dan sepenuhnya pula bertanggung jawab atas semua perbuatannya sendiri, yang disebut svatantra kartā (pelaku yang bebas menentukan tindakan). Demikian pula, tak satu pun manusia dapat luput dari kerja walaupun hanya sesaat; oleh hukum alam, manusia tidak…

  • Sat, Cit, Ānanda Brahman

    Mutiara WedaYogyakarta, 02/11/2025 Umat se-dharma, dalam pustaka suci Weda diajarkan untuk selalu setia, jujur, dan memegang teguh kebenaran dalam menuju ketenangan serta kedamaian batin (parama śānti). Kebenaran dan kejujuran adalah sifat dan hakikat ke-Tuhanan: Sat, Cit, Ānanda Brahman (ada–kesadaran–kebahagiaan murni), yang menjadi bagian dari dasar keyakinan (śraddhā) dalam ajaran agama Hindu. Kesetiaan dan kejujuran itu…

  • Śubhakarma (Bhagavadgītā XIII.7)

    DHARMAŚABDĀNĀṂ MAUKTIKĀNI (MUTIARA KATA DHARMA)2 Juli 2026 Oleh: I Ketut Subagiasta Śubhakarma (Bhagavadgītā XIII.7) Śubhakarma adalah melakukan perbuatan mulia. Ada sembilan yang disebut Nava Śubhakarma, sebagai berikut: Asubhakarma adalah menghindari perbuatan kejam. Ada lima yang disebut Pañca Hiṃsā Karma, sebagai berikut: Pañca Hiṃsā Karma atau Pañca Aśubhakarma adalah lima perbuatan kejam yang tidak boleh dilakukan…

  • Sumber-sumber Dharma Pijakan bagi Umat Hindu

    Mutiara WedaYogyakarta, 21/05/2025 Umat sedharma, dalam pustaka suci Weda ada menguraikan:Idanim dharma pramananyaha, wedo khilo dharmamulam… dst, seluruh pustaka suci Weda adalah sumber Dharma, kemudian adat istiadat, dan tingkah laku yang terpuji dari orang-orang bijak yang mendalami ajaran Weda serta tata cara kehidupan orang-orang suci dan akhirnya menuju kepuasan diri pribadi Atmanastuti. Orang yang mengikuti…