Daivasura Sampad

Mutiara Weda

Yogyakarta, 18/10/2025

Umat se-dharma, ada dua macam makhluk ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa di dunia ini, yaitu yang bersifat mulia dan yang bersifat jahat.

Ciptaan yang bersifat bijak dan mulia disebut Daivī Sampad. Karakternya adalah penuh kebijaksanaan, memiliki kemurnian hati, serta mampu menguasai dan mengendalikan indriya.

Sedangkan ciptaan yang berperilaku jahat disebut Āsura Sampad. Mereka memiliki tabiat yang tidak mengetahui apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Mereka tidak memiliki kemurnian dalam perilaku maupun kebenaran, serta tidak mampu mengendalikan indriya, bahkan menyerahkan dirinya dikuasai oleh indrianya sendiri.

Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu, kita senantiasa menampakkan sifat-sifat kebajikan, yaitu Daivī Sampad, dalam menjalani proses kehidupan menuju tujuan agung Catur Puruṣa Artha.
(Bhagavadgītā XVI.2–6)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Bunga Dharma

    Mutiara WedaYogyakarta, 12/03/2026 Umat se-dharma, kebahagiaan, kenikmatan, dan kesenangan yang penuh tanpa gangguan akan membawa ātman mencapai kebahagiaan sejati menuju kelahiran yang disebut kelahiran Deva-yoni (kelahiran sebagai makhluk dewa). Keadaan ini disebut sebagai aiśvarya (kemuliaan rohani) dan menjadi buah atau bunga-bunga Dharma. Demikian pula sebaliknya, manakala pikiran selalu diselimuti oleh bibit adharma (kejahatan) dan menentang…

  • Jangan Pelihara Rasa Dengki dalam Diri

    Mutiara WedaYogyakarta, 09/08/2026 Umat Sedharma, menjauhkan diri dari rasa dengki dan iri hati (mātsarya) merupakan kewajiban dasar dalam membangun tatanan kehidupan umat Hindu yang Satyam, Śivam, dan Sundaram. Kuatkan perbuatan, perasaan hati, serta cinta kasih kepada sesama melalui Prema Vahini. Jangan biarkan sifat iri hati dan dengki terlalu lama bercokol dalam diri. Manakala batin selalu…

  • Vibhūti Mārga

    Mutiara WedaYogyakarta, 21/04/2026 Umat sedharma, pañca śraddhā dan pokok-pokok ajaran merupakan inti dasar dalam beragama Hindu. Orang yang ragu-ragu, bingung dalam menjalankan ajaran agamanya, bahkan kurang yakin terhadap śraddhā-nya, disebut sebagai nāstika atau jadma kesasar (manusia yang tersesat). Orang nāstika adalah mereka yang tidak menjalankan svadharma-nya dengan baik, atau disebut niṣkriya (tidak aktif dalam menjalankan…

  • Filosofi Dewa Agni

    Disajikan sebuah topik Dewa Agni, artinya Dewa Api. Mari dimaknai isi ajaran luhur dari pustaka suci Bhagavad Gītā VIII.24 yang dikutip sebagai berikut: अग्निर्ज्योतिरहः शुक्लः षण्मासा उत्तरायणम् ।तत्र प्रयाता गच्छन्ति ब्रह्म ब्रह्मविदो जनाः ॥ ८-२४॥agnir jyotir ahaḥ śuklaḥ ṣaṇ-māsā uttarāyaṇam,tatra prayātā gacchanti brahma brahma-vido janāḥ. Artinya:Api, cahaya, siang hari, purnama dan enam bulan waktu matahari…

  • Panca Pramana & Panca Dharma Sandhi

    Mutiara WedaYogyakarta, 18/08/2026 Umat Sedharma, Panca Pramana merupakan lima sumber Dharma yang wajib dijalankan dan menjadi pijakan utama bagi umat Hindu serta bersifat mutlak, yaitu: Kelima bagian dari Panca Pramana ini merupakan sumber-sumber Dharma yang wajib dipahami dan dijalankan oleh umat Hindu secara sinergis dan terintegrasi. Kesatuan kelima sumber Dharma tersebut sering disebut sebagai Panca…