Bunga Dharma
Mutiara Weda
Yogyakarta, 10/10/2025
Umat sedharma, kebahagiaan, kenikmatan, dan kesenangan yang penuh tanpa gangguan akan membuat Ātman (roh sejati) dapat mencapai kebahagiaan sejati menuju kelahiran yang disebut sebagai kelahiran Deva Yoni (lahir dalam wujud kedewataan), yang disebut dengan aiśvarya (kemuliaan), dan menjadi buah atau bunga-bunga dharma.
Demikian pula sebaliknya, manakala pikiran selalu diselimuti oleh bibit adharma (kejahatan) dan menentang dharma, avairāgya (ketidaksucian batin), serta tidak mengetahui tattva jñāna (pengetahuan hakikat), maka dapat dipastikan hidupnya akan dipenuhi penderitaan. Begitu pula, ia akan mengalami proses reinkarnasi atau lahir kembali menjadi makhluk rendahan ataupun binatang.
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, sudah menjadi kewajiban untuk membangun buah-buah dharma atau aiśvarya, karena dengan ajaran dharma akan dapat dicapai kebahagiaan melalui penguatan buah jñāna (pengetahuan suci Weda). Niscaya, nantinya akan tercapai kebahagiaan sejati — kelepasan atau kāmokṣan (pembebasan), yang sering disebut janma vāsanā (sifat bawaan kelahiran).
(Wṛhaspati Tattwa, 29–3)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
