Tri Dharma Sandhi
Mutiara Weda
Yogyakarta, 12/09/2025
Umat Se-dharma,
Umat Hindu dalam menjalankan proses kehidupan guna mencapai tujuan hidupnya, yaitu kebahagiaan lahir dan batin — manah śāntiḥ maupun parama śāntiḥ — dengan tuntunan pustaka suci Weda, baik Weda Śruti maupun Weda Smṛti.
Catur Weda merupakan Weda Śruti sebagai Weda inti (śiraḥ), sedangkan Smṛti merupakan Dharma Śāstra. Keduanya harus diyakini kebenarannya sehingga tindakan dalam bidang dharma menjadi sempurna. Apa yang diajarkan oleh Śruti disebut dharma, demikian pula semua yang diajarkan dalam Smṛti pun dharma pula namanya. Begitu pula tingkah laku luhur yang disebut śiṣṭācāra, yakni ajaran kebenaran dan kesucian, itu pun dharma namanya. Oleh karena itu disebut Tri Dharma Sandhi.
Sudah menjadi kewajiban bagi setiap umat Hindu untuk meyakini dan menjalankan Tri Dharma atau tiga dharma — Śruti, Smṛti, dan Śiṣṭācāra — secara sinergis dan seimbang sebagai Tri Dharma Sandhi. Niscaya seluruh pikiran, perkataan, dan perbuatan akan selalu sinergis, terkontrol, serta terkendali sebagai Tri Kaya Sandhi (S.S. 40–42).
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU.
Badan Penyiaran Hindu (BPH) Pusat
