Jangan Biarkan Racun Bersemayam dalam Diri
Mutiara Weda
29/05/2025
Umat Se-dharma,
dalam sesanti ada menyebutkan: binatang kalajengking memiliki racun yang terletak di ekornya, demikian pula binatang ular memiliki racun yang sangat berbisa di taringnya. Namun berbeda halnya dengan orang yang licik, picik, dan jahat—seluruh tubuhnya diliputi oleh racun yang sangat berbisa.
Melakukan tindakan kejahatan atau perbuatan buruk (Asubha Karma) dapat dipastikan akan membawa penderitaan, malapetaka, bahkan kehancuran (Naraka Cyuta). Setiap kejahatan akan kembali kepada pelakunya (Pratikara), dan menjadi orang baik dan bijak (Sādhu Jātma) adalah tujuan utama kelahiran sebagai manusia.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu selalu mengendalikan diri dan menjauhkan diri dari perilaku kejahatan. Tumbuhkan sifat-sifat bijak (Daivi Sampad) dalam diri, agar terhindar dari kelahiran sebagai Cāṇḍāla, serta tidak terjerumus ke dalam Naraka Mahāraurava, dan benar-benar mengerti ajaran Dharma.
Niscaya, setiap umat Se-dharma akan selalu berada di jalan Dharma menuju Sādhu Jātma.
(Kitab Nītisāstra II.9)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
