Kṛtakṛtya-Ātmarati

Mutiara Weda
20/01/2025

Umat Se-dharma,

dalam Susastra disebutkan bahwa untuk mengarungi kehidupan yang sempurna (Kṛtakṛtya) dengan limpahan kesenangan dan kebahagiaan (Ātmarati), penerapan nilai-nilai ajaran Dharma adalah hal yang tidak terpisahkan.

Mengamalkan dan mengaplikasikan ajaran Dharma pada diri sendiri untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta disebut Dharma Sadhana atau Catur Dharma Sadhana, yang merupakan Sesarining Dharma. Empat bentuk pengamalan ajaran agama yang tergolong Catur Dharma Sadhana antara lain:

  1. Jnana Kanda: Pikiran yang terbebas dari dualitas.
  2. Bhakti Kanda: Sikap welas asih dan kebaikan yang tak terbatas kepada semua makhluk.
  3. Yoga Kanda: Pikiran yang terbebas dari pengaruh Sad Ripu.
  4. Karma Kanda: Kemampuan melaksanakan Swadharma dengan baik.

Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, wujudkan, realisasikan, dan pancarkan ajaran kesucian atau Dharma Vahini, sehingga terbina dan terpupuk budi pekerti serta kesucian batin. Dengan demikian, umat akan mampu mengamalkan nilai-nilai Dharma dengan baik, menjadi seorang Sādhaka, dan mencapai Jiwan Mukti atau kebahagiaan di dunia serta kesempurnaan dalam kehidupan (Kṛtakṛtya).

(Reg Weda VIII.69.8 & SS.12)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara
Daerah Istimewa Yogyakarta

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Filosofi Bindu ca Nāda

    Disajikan topik Bindu ca Nāda yang artinya titik dan suara.Mari dipahami ajaran luhur pada pustaka suci Śiva Purāṇa I.16.87 yang dikutip sebagai berikut: “बिंदुनादात्मकं सर्वं जगत्स्थावरजंगमम् ।बिंदुः शक्तिः शिवो नादः शिवशक्त्यात्मकं जगत् ॥ ८७॥biṁdunādātmakaṁ sarvaṁ jagatsthāvarajaṁgamam |biṁduḥ śaktiḥ śivo nādaḥ śivaśaktyātmakaṁ jagat || 87 || Artinya:Seluruh alam semesta yang terdiri dari yang bergerak dan yang…

  • Konsep Ngayah dalam Beragama Hindu

    Mutiara WedaYogyakarta, 15/06/2026 Umat sedharma, Dalam pustaka suci disebutkan: Kurvann eveha karmāṇi jijīviṣec chataṁ samāḥ … Sesungguhnya hakikat hidup menjelma menjadi manusia di dunia ini adalah untuk bekerja. Bekerja merupakan suatu kewajiban sekaligus kebajikan. Berbuatlah semata-mata demi kewajiban, bukan karena selalu memikirkan hasil dari perbuatan itu. Jangan menjadikan pahala sebagai motif utama. Inilah konsep ngayah…

  • Sat Asat (BG XIII.21)

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)24 Juli 2026 OLEH I KETUT SUBAGIASTA Sat Asat (BG XIII.21) Sat Asat adalah ada dan tiada, baik dan buruk. Manusia memiliki sifat (guṇa) sat asat, yaitu karakter baik dan buruk. Kedua sifat tersebut telah ada sejak dalam kandungan (yoni). Setelah lahir (janmansu), karakter baik dan buruk itu dipengaruhi (kāraṇam) oleh…

  • Filosofi Pandita

    Berbahagia disajikan topik Filosofi Pandita, yaitu menaati Tri Sasana Pandita yang wajib ditaati dengan suci. Mari dimaknai tentang ajaran Tri Sasana Pandita pada pustaka suci Sārasamuccaya – Sloka 61 yang dikutip sebagai berikut ini: “rājā bhirur brāhmanah sarvabhakso vaicyo’nīhāvān hīnavarno’lasaṣco, vidvānacilo vṛttahīnah kulīnah bhrasto brāhmaṇah strī ca duṣþā.Hana pwa mangke kramanya, ratu wēdi-wedi, brāhmana sarwabhaksa,…

  • Filosofi Candramasam

    Disajikan topik Filosofi Candramasam: artinya cahaya bulan. Mari dimaknai ajaran ketuhanan pada pustaka suci Bhagavad Gītā – VIII-25 yang dikutip sebagai berikut: “धूमो रात्रिस्तथा कृष्णः षण्मासा दक्षिणायनम् । तत्र चान्द्रमसं ज्योतिर्योगी प्राप्य निवर्तते ॥ ८-२५॥ dhūmo rātris tathā kṛṣṇaḥ ṣaṇ-māsā dakṣiṇāyanam, tatra cāndramasaṁ jyotir yogī prāpya nivartate. Artinya: Asap, malam hari, bulan mati, dan enam…

  • Suluh Kehidupan

    Mutiara WedaYogyakarta, 10/06/2025 Umat Se-Dharma, Di dalam sastra suci Hindu diungkapkan bahwa tidak ada sahabat yang lebih tinggi daripada pengetahuan, dan tidak ada musuh yang lebih berbahaya daripada nafsu jahat. Demikian pula, tidak ada kekuatan yang melebihi kekuatan nasib, karena nasib tidak tertahankan oleh siapa pun. Melakukan perbuatan baik (Subha Karma) dan mensinergikan antara pikiran,…