Orang Jahat Seluruh Tubuhnya Beracun

Mutiara Weda
Yogyakarta, 13/01/2025

Umat Se-Dharma,

Dalam sesanti ada menyebutkan, binatang kalajengking memiliki racun yang terletak di ekornya. Begitu pula binatang ular, memiliki racun berbisa yang terletak di taringnya. Berbeda halnya dengan orang yang licik, picik, dan jahat, seluruh tubuhnya diliputi oleh racun yang sangat berbisa.

Melakukan tindakan kejahatan atau perbuatan buruk (Asubha Karma) dapat dipastikan dalam hidupnya akan mendapatkan penderitaan, malapetaka, bahkan kehancuran (Neraka Cyuta). Setiap kejahatan akan kembali kepada pelakunya (Pratikara). Begitu pula, menjadi orang baik dan bijak (Sadhujadma) adalah tujuan hidup menjelma menjadi manusia.

Oleh karena itu, bagi setiap umat Hindu untuk selalu berhati-hati dalam menjalankan Svadharma. Jauhkan diri dari perilaku kejahatan, dan tumbuhkan sifat-sifat bijak (Daivi Sampad) dalam diri agar terhindar dari kelahiran Candala serta tidak terjerumus ke dalam Neraka Maharorawa. Dengan memahami ajaran Dharma, niscaya setiap umat Se-Dharma akan selalu berada di jalan Dharma menuju Sadhu Jadma.
(Kitab Nitisastra II.9)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Sejarah Agama Hindu

    Berbicara sejarah Agama Hindu, penting untuk umat Hindu menoleh ke masa lalu, yakni masa atita. Sekilas tentang Asal Usul Agama HinduSebuah lokasi di lembah Sungai Sindhu di negeri India, daerah Jammu Kashmir, merupakan asal mula Agama Hindu. Mengenai asal Agama Hindu, dipercaya sebagai agama tertua di dunia yang bermula di Lembah Indus, India, sekitar tahun…

  • Filosofi Grhastha Dharma

    Disajikan topik mengenai Grhastha Dharma artinya kewajiban keluarga. Maknai ajaran luhur pada pustaka suci MĀNAVADHARMAŚĀSTRA – SLOKA I-118 yang dikutip sebagai berikut: “देश धर्मान् जाति धर्मान् कुल धर्मांश्च शाश्वतम्पाषण्ड गण धर्मांश्च शास्त्रे ऽस्मिन्नुक्तवान् मनुःdeśa dharmān jāti dharmān kula dharmāṁśca śāśvatampāṣaṇḍa gaṇa dharmāṁśca śāstre ’sminnuktavān manuḥ” Artinya:Kewajiban tentang kewarganegaraan, kewajiban khusus pada golongannya sendiri, dan kewajiban…

  • Pentingnya Membangun Soliditas

    Mutiara Weda16/02/2026 Umat Sedharma, dalam pustaka suci Weda Saṃhitā ada mengungkapkan: “Wahai umat manusia, berhimpunlah, duduklah bersama-sama, pikirkan bersama-sama, dan rumuskan sesuatu untuk tujuan bersama.” Ajaran ini mengajarkan kepada kita umat Sedharma untuk selalu bersinergi dan bersatu guna mencapai tujuan bersama. Sahṛdayaṃ saṃmanasyam avidveṣaṃ kṛṇomi vaḥ … dan seterusnya. Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberikan…

  • Upalaksana (SS. 140)

    DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)21 Agustus 2026Oleh I Ketut Subagiasta Upalaksana (SS. 140) Upalaksana berarti perbuatan jahat yang dapat menjadi sumber bencana besar. Bencana dapat terjadi akibat ulah jahat manusia itu sendiri. Ibarat seekor kijang yang melahirkan satu anak dan merawatnya dengan baik, sedangkan seekor serigala yang melahirkan enam sampai tujuh anak justru memakan anak-anaknya…

  • Berbuat Jahat Akan Membuat Hidup Tersiksa

    Mutiara WedaYogyakarta, 9 Juni 2026 Umat sedharma, dalam susastra Hindu diuraikan: “Tāpūṃsi tasmai vṛjināni santu”. Perbuatan yang penuh dengan niat-niat jahat, licik, dan iri hati akan membuat kehidupan menjadi terbebani dan tersiksa. Perbuatan yang dipenuhi kejahatan dan dosa tidak akan pernah berhasil mengarungi kehidupan di alam saṃsāra ini. Kebaikan atau kebajikan tidak pernah bersahabat dengan…