Proses Pendidikan Hindu
Mutiara Weda
Yogyakarta, 25 Juni 2026
Umat sedharma, sesungguhnya proses pendidikan dalam ajaran Agama Hindu telah dimulai sejak adanya benih bayi dalam kandungan melalui upacara Śarīra Saṁskāra yang merupakan bagian dari Manuṣa Yajña, yaitu melalui upacara Garbhādhāna Saṁskāra, Puṁsavana Saṁskāra, dan Sīmantonnayana Saṁskāra.
Upacara Garbhādhāna Saṁskāra dilaksanakan pada saat terjadinya pembuahan benih bayi dalam kandungan. Selanjutnya, Puṁsavana Saṁskāra dilaksanakan ketika janin berusia sekitar tiga bulan. Adapun Sīmantonnayana Saṁskāra dilaksanakan saat bayi dalam kandungan berusia lima sampai enam bulan, yang dalam tradisi Hindu di Bali lebih dikenal sebagai upacara Pagedong Gedongan.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu melaksanakan seluruh rangkaian upacara yajña dalam Pañca Mahā Yajña, termasuk Śarīra Saṁskāra dalam Manuṣa Yajña, sehingga bayi dalam kandungan dapat tumbuh sehat, subur, dan selamat.
Niscaya, melalui pelaksanaan yajña yang baik akan terbentuk karakter, moral, dan budi pekerti luhur bagi sang anak, sehingga ia lahir dengan sehat serta menjadi anak yang suputra (anak yang berbudi luhur dan berbakti) di kemudian hari.
(Yajurveda XII.4 dan Ṛgveda II.32.4)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
