Amāvāsyāyam (Chāndogya Upaniṣad V.2.4)
DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
Selasa, 12 Agustus 2026
Oleh I Ketut Subagiasta
Amāvāsyāyam (Chāndogya Upaniṣad V.2.4)
Amāvāsyāyam adalah Tilem, yaitu saat bulan gelap atau malam tanpa cahaya bulan. Sebaliknya, Pūrṇimā atau Purnama adalah saat bulan terang. Amāvāsyā dan Pūrṇimā merupakan hari yang baik untuk melaksanakan dīkṣā atau penyucian diri, melakukan melukat, mandi suci, atau snānam.
Prati māsa atau setiap bulan terjadi pergantian antara bulan gelap dan bulan terang. Setelah Amāvāsyā atau Tilem, terjadi pergantian sasih. Sebagai contoh, pada hari Buda, tanggal 12 atau panglong 15 merupakan hari Tilem Sasih Karo. Keesokan harinya, tanggal 13 Agustus, memasuki pananggal 1 atau Pisan Sasih Katiga Saka 1948.
Bagi umat Hindu, Tilem (Amāvāsyā) dan Purnama (Pūrṇimā) hendaknya dimaknai sebagai hari suci untuk melakukan dīkṣā ca snānam, yaitu penyucian dan pembersihan diri melalui melukat. Marilah kita memaknai hari Amāvāsyā dan Pūrṇimā sebagai jalan menuju kesucian diri, baik lahir maupun batin.
Rahayu. Svaha.
