Sanātana Dharma: Kebenaran Sejati
Mutiara Weda
Yogyakarta, 12/08/2026
Umat Sedharma, dalam sesanti Hindu tersurat bahwa kesucian batin akan dapat terwujud manakala seseorang memiliki kemampuan untuk melakukan introspeksi dan pengendalian diri, dengan berlandaskan kemampuan serta kejujuran dalam menyinergikan pikiran, perkataan, dan perbuatan (Tri Kaya Sandhi).
Dengan kesucian diri, kita akan mampu membangun kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan. Dengan terbangunnya kedamaian dalam diri, akan semakin kuat pula keyakinan spiritual untuk menuju kebenaran sejati, yaitu Sanātana Dharma, sebagai hukum yang abadi.
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu, marilah kita membangun kesucian diri melalui pengendalian indra sehingga dapat menghindarkan diri dari balutan kegelapan pikiran (Sapta Timira) serta tidak menjerumuskan diri dengan melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma agama, bahkan sampai mencelakakan diri sendiri.
Niscaya, Cakra Dharma akan berputar secara sinergis dalam mewujudkan nilai-nilai Satyam, Śivam, dan Sundaram, sehingga mampu menata kehidupan yang damai, rukun, dan harmonis, baik dalam Manah Śānti maupun Parama Śānti.
(Yajur Weda XIX.30)
Mangku Gede Made Worda N
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
