Sat, Cit, Ananda Brahman
Mutiara Weda
Yogyakarta, 05/08/2026
Umat Sedharma, Pustaka Suci Weda mengajarkan agar kita senantiasa setia, jujur, dan memegang teguh kebenaran dalam menapaki jalan menuju ketenangan serta kedamaian batin (Parama Śānti).
Satyam eva jayate nānṛtam.
Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti.
Kebenaran dan kejujuran merupakan sifat serta hakikat Ketuhanan, yaitu Sat, Cit, Ananda Brahman, yang menjadi bagian dari dasar keyakinan (Śraddhā) dalam ajaran Agama Hindu. Kesetiaan dan kejujuran tidak lahir karena pengaruh orang lain, melainkan tumbuh dari dalam diri setiap insan.
Oleh karena itu, sebagai umat Hindu sudah menjadi kewajiban untuk membangun dan memupuk kesetiaan, kejujuran, serta rasa tanggung jawab terhadap kebenaran melalui pengamalan ajaran Panca Satya, yaitu Satya Wacana, Satya Hṛdaya, Satya Mitra, Satya Samaya, dan Satya Laksana. Di samping itu, hendaknya kita menjauhkan sifat angkuh dan sombong (vāk pāruṣya). Niscaya, sifat-sifat kedewataan (Daivī Vāk) akan tumbuh dalam diri sehingga terwujud Lalita Hita Karana sebagai jalan menuju kamoksan, yakni kebebasan yang abadi.
(Sarasamuscaya, 130–131)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
