Sevaka Dharma
Mutiara Weda
Yogyakarta, 30 Juli 2026
Umat Sedharma,
Dalam susastra diungkapkan bahwa apabila seseorang yang terlahir sebagai manusia mengingkari pelaksanaan Dharma, bahkan bingung terhadap agamanya, hanya mengejar kenikmatan dan kepuasan duniawi, serta dipenuhi sifat tamak, maka orang semacam itu disebut Jadma Kesasar atau manusia sesat.
Sesungguhnya, menjelma menjadi manusia merupakan kesempatan yang sangat utama untuk memperbaiki dan membenahi diri. Kehidupan sebagai manusia sangatlah singkat, laksana kilatan cahaya, dan kesempatan menjadi manusia sangat sulit untuk diperoleh.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu menjalankan swadharmaning agama. Jangan menyia-nyiakan kesempatan berharga untuk terlahir sebagai manusia di alam Saṁsāra ini dengan menegakkan ajaran Dharma melalui Sevaka Dharma. Tanamkan ajaran Dharma dalam diri dengan keyakinan bahwa:
Di mana ada keyakinan, di situ ada cinta kasih.
Di mana ada cinta kasih, di situ ada kedamaian.
Di mana ada kedamaian, di situ ada Tuhan.
Di mana ada Tuhan, di situ pasti ada kebahagiaan.
(Bhagavad Gītā XVIII.78).
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
