Krodha, Sang Penyebab Runtuhnya Nilai Kesabaran
Mutiara Weda
Yogyakarta, 18/06/2026
Umat sedharma, kesabaran merupakan kekayaan yang paling mulia dan tidak ternilai harganya. Ibarat emas dan permata, kesabaran mampu memerangi kekuatan hawa nafsu, sehingga tiada yang melebihi kemuliaannya.
Tatkala kesabaran dan ketenangan hati berkurang, tidak akan pernah ada kepastian dalam persahabatan. Sebaliknya, jiwa murka akan menyelubungi kehidupan seseorang sehingga pertengkaran, perkelahian, permusuhan, dan saling membenci menjadi akibat yang tidak terhindarkan.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu menumbuhkan nilai kesabaran dalam diri dengan mengikis dan menghilangkan sifat-sifat amarah atau krodha (kemarahan). Ibarat seekor ular yang meninggalkan kulit luarnya (kulit lama) dan tidak akan kembali lagi kepadanya, demikian pula hendaknya manusia meninggalkan sifat amarahnya. Mengingat orang yang dikuasai oleh nafsu kemarahan, segala bentuk tapa (pengendalian diri), persembahan, dan kebajikan yang dilakukannya tidak akan memperoleh hasil maupun pahala yang sempurna.
Dengan demikian, kesabaran akan tampak dalam hati dan tercermin dalam perilaku sehari-hari, sehingga mampu menampilkan karakter umat Hindu yang berbudi luhur.
(SS. 104–114)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
