Hidup Ibarat Roda Pedati
Mutiara Weda
Yogyakarta, 10 Juni 2026
Umat sedharma, dalam pustaka suci disebutkan: “… sukhasyānantaraṃ duḥkhaṃ, duḥkhasyānantaraṃ sukham …” dan seterusnya. Takdir atau nasib sesungguhnya menunjukkan kepada umat manusia bahwa ada kekuatan yang lebih tinggi yang mengatur semuanya, yaitu Hyang Widhi Wasa.
Tatkala manusia berbuat baik, tentu akan dianugerahi kedudukan yang mulia. Sebaliknya, apabila berbuat jahat, Tuhan pula yang memberikan hukuman. Suka maupun duka, surga ataupun neraka, merupakan bagian dari hukum kehidupan yang berada dalam kuasa-Nya.
Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu senantiasa menyadari bahwa hidup di alam saṃsāra ini dikuasai oleh suka dan duka. Kesenangan dan kesedihan datang silih berganti serta tidak pernah terpisahkan. Kedukaan datang setelah kesukaan, dan kesukaan mengikuti kedukaan. Demikianlah kehidupan semua makhluk yang lahir dan hidup di dunia ini. Dengan memahami hal tersebut, niscaya kita akan mengerti hakikat hidup yang sebenarnya.
(Ślokāntara 84.76)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat
