Sanātana Dharma
Mutiara Weda
Yogyakarta, 19/04/2026
Umat sedharma, dalam sesanti Hindu tersurat bahwa kesucian batin akan terwujud apabila seseorang mampu mengintrospeksi dan mengendalikan diri. Kesucian diri tersebut akan membangun kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan. Selanjutnya, dengan keyakinan spiritual, akan terwujud kebenaran sejati, yaitu sanātana dharma (kebenaran abadi).
Hakikat kebenaran sesungguhnya merupakan hukum yang abadi, yaitu ṛta (tatanan kosmis) maupun hukum karma, yang dilandasi kejujuran dalam mensinergikan pikiran, perkataan, dan perbuatan (tri kāya sandhi).
Oleh karena itu, bangunlah kesucian diri melalui pengendalian indriya agar terhindar dari kegelapan pikiran (sapta timira), serta tidak menjerumuskan diri ke dalam perbuatan yang melanggar norma-norma agama. Dengan demikian, cakra dharma akan berputar secara selaras dalam mewujudkan nilai-nilai satyam, śivam, dan sundaram, guna menata kehidupan yang damai, rukun, dan harmonis, menuju manaḥ śāntiḥ (kedamaian batin) hingga parama śāntiḥ (kedamaian tertinggi).
(Yajurveda 19.30)
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara DIY
