Cakra Dharma

Mutiara Weda

Yogyakarta, 01/10/2025

Umat sedharma, sifat melayani akan nilai-nilai dharma (Dharma-sevanam) merupakan bagian dari ethos kerja atau karma baik (śubha-karma) sesuai ajaran ethika Hindu.

Sifat melayani terhadap nilai kebajikan pada sesama (Dharma-sevanam) akan dapat membangun kesucian diri serta menjadi pondasi dasar dalam mengarungi kehidupan bagi setiap umat Hindu. Dari kesucian akan lahir kemuliaan, dari kemuliaan akan datang kehormatan, dan dengan kehormatan pula akan dapat diperoleh kebenaran (satya).

Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu membangun kesucian dalam diri, baik lahir maupun batin. Dharma-sevanam menjadi suatu keharusan, serta mengedepankan sifat tresna asih (kasih sayang) sesuai ajaran Tri Parārtha, yaitu: asih (kasih), puṇya (kebaikan), dan bhakti (pengabdian). Niscaya, kesucian batin akan dapat terbangun sehingga berputarnya cakra dharma secara sinergis/seimbang: satyam, śivam, sundaram (kebenaran, kesucian, keindahan) menuju kebahagiaan sejati.
(Yajurveda 19.30)

—
Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU
Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Pentingnya Membangun Kedamaian dalam Diri

    Mutiara WedaYogyakarta, 27 Mei 2026 Umat sedharma, dalam susastra diungkapkan pentingnya menyingkirkan niat-niat kotor dan niat-niat jahat yang bersemayam dalam diri, “āpma hato na somaḥ.” Dengan lebih menampakkan nilai-nilai kebajikan dan kemuliaan, serta menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan tercela dan jahat terhadap sesama, seseorang akan mampu menuju kebaikan, kemuliaan dalam berperilaku, serta terbangunnya kesucian…

  • Bunga Dharma

    Mutiara WedaYogyakarta, 13/07/2025 Umat Se-dharma, kebahagiaan, kenikmatan & kesenangan yang penuh tanpa gangguan sehingga sang Atman akan dapat mencapai kebahagiaan sejati menuju pada kelahiran yang disebut sebagai kelahiran Deva Yoni, disebut dengan Aisvarya, dan menjadikan sebagai buah atau bunga-bunga Dharma. Demikian pula sebaliknya, manakala pikiran selalu diselimuti oleh bibit Adharma / kejahatan dan menentang Dharma…

  • Tumbuhkan Rasa Kasih Sayang

    Mutiara WedaYogyakarta, 25/06/2025 Umat Se-Dharma,Dalam mengarungi kehidupan di dunia maya pada ini, tak bisa lepas dari Rwa Bhineda. Demikian pula, pengaruh sifat-sifat negatif selalu menghantui jiwa umat manusia yang perlu dikendalikan: sifat dengki, iri hati, atau Matsarya—sifat yang senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang. Jadikan rasa kasih sayang sebagai benteng dalam membangun…

  • Bangun Soliditas Umat Hindu

    Mutiara WedaYogyakarta, 21 Juli 2027 Umat Sedharma, Dalam Pustaka Suci Weda diungkapkan: “Wahai umat manusia, berhimpunlah, duduklah bersama-sama, berpikirlah bersama-sama, dan rumuskanlah sesuatu untuk mencapai tujuan bersama.” Ajaran suci ini mengajarkan umat Sedharma untuk senantiasa bersinergi, bersatu, dan berpikir secara strategis demi mewujudkan tujuan bersama. Demikian pula dalam mantra Sahrdayam samanasyam avidvesam kṛṇomi vaḥ… dijelaskan…

  • Kesadaran

    Mutiara WedaYogyakarta, 02/05/2026 Umat Sedharma, dalam susastra diungkapkan: Agne tapas tapyāmahe,upa tapyāmahe tapaḥ. Sesungguhnya kesadaran dan kemampuan digunakan untuk mengekang seluruh indria guna menghasilkan pengetahuan rohani. Membangun sifat kedewataan, yaitu sifat yang penuh dengan kebajikan, dengan menghapus niat buruk menjadi suatu keharusan. Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu membangun kekuatan kedewataan dengan menyelaraskan dan…

  • Bersahabat dengan Kesabaran

    Mutiara WedaYogyakarta, 31/10/2025 Umat se-dharma, jika direnungkan, hidup menjelma menjadi manusia di dunia ini ibarat cakramanggilingan (roda kehidupan yang terus berputar), silih berganti—kadang di atas, kadang di bawah—penuh tantangan dan ujian hidup. Tanpa ombak yang ganas, tak akan pernah diketahui kemampuan seorang peselancar; demikian pula tanpa cobaan, tantangan, dan godaan hidup, tidak akan tampak kualitas…