Bunga Dharma

Mutiara Weda
Yogyakarta, 13/07/2025

Umat Se-dharma, kebahagiaan, kenikmatan & kesenangan yang penuh tanpa gangguan sehingga sang Atman akan dapat mencapai kebahagiaan sejati menuju pada kelahiran yang disebut sebagai kelahiran Deva Yoni, disebut dengan Aisvarya, dan menjadikan sebagai buah atau bunga-bunga Dharma.

Demikian pula sebaliknya, manakala pikiran selalu diselimuti oleh bibit Adharma / kejahatan dan menentang Dharma (Avairagya), tidak mengetahui akan Tattva Jnana, dapat dipastikan hidupnya akan mendapatkan penderitaan. Begitu pula akan dapat mengalami proses reinkarnasi / lahir kembali menjadi makhluk rendahan ataupun binatang.

Oleh karena itu, sebagai umat Hindu sudah menjadi kewajiban untuk membangun buah-buah Dharma / Aisvarya, karena dengan ajaran Dharma akan dapat mencapai kebahagiaan dengan penguatan pada buah Jnana berupa pengetahuan suci Weda.

Niscaya, nantinya akan dapat tercapainya kebahagiaan sejati, kelepasan atau Kamoksan, yang sering disebut Janma Vasana.
(Wrhaspati Tattwa, 29-3)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Pusat

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Sevaka Dharma

    Mutiara Weda Yogyakarta, 14/05/2026 Umat se-dharma, dalam susastra tersurat bahwa manusia yang dilahirkan ke dunia namun ingkar terhadap pelaksanaan Dharma, bahkan bingung terhadap agamanya sendiri, terlebih hanya mengejar kenikmatan dan kepuasan duniawi serta berhati tamak, disebut sebagai jadma kesasar atau manusia sesat. Sesungguhnya, hidup menjelma menjadi manusia merupakan kesempatan yang sangat utama untuk memperbaiki dan…

  • Hidup dalam Rwa Bhineda

    Mutiara WedaYogyakarta, 13 Juli 2026 Umat Se-Dharma, jika direnungkan, nasib atau takdir yang dialami oleh setiap umat manusia merupakan pengingat dan pertanda bahwa ada kekuatan yang lebih tinggi yang mengatur segala sesuatu, yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Ida Sang Hyang Parama Kawi. Demikian pula dalam menjalani kehidupan di dunia ini, Rwa Bhineda senantiasa…

  • Tumbuhkan Rasa Kasih Sayang

    Mutiara WedaYogyakarta, 25/06/2025 Umat Se-Dharma,Dalam mengarungi kehidupan di dunia maya pada ini, tak bisa lepas dari Rwa Bhineda. Demikian pula, pengaruh sifat-sifat negatif selalu menghantui jiwa umat manusia yang perlu dikendalikan: sifat dengki, iri hati, atau Matsarya—sifat yang senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang. Jadikan rasa kasih sayang sebagai benteng dalam membangun…

  • Sat, Cit, Ananda Brahman

    Mutiara WedaYogyakarta, 05/08/2026 Umat Sedharma, Pustaka Suci Weda mengajarkan agar kita senantiasa setia, jujur, dan memegang teguh kebenaran dalam menapaki jalan menuju ketenangan serta kedamaian batin (Parama Śānti). Satyam eva jayate nānṛtam.Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti. Kebenaran dan kejujuran merupakan sifat serta hakikat Ketuhanan, yaitu Sat, Cit, Ananda Brahman, yang menjadi bagian dari dasar…

  • Kīrti (Slokāntara 7)

    DHARMAŚABDĀNĀṂ MAUKTIKĀNI (MUTIARA KATA DHARMA)8 Juli 2026 Oleh: I Ketut Subagiasta Kīrti (Slokāntara 7) Kīrti adalah orang bijaksana dan budiman. Kīrti memiliki ciri-ciri sebagai berikut: a. tidak dendam atau adveṣa terhadap orang lain;b. selalu jujur atau ārjava terhadap siapa pun;c. tidak marah atau akrodha kepada orang lain;d. tidak curang atau na coraḥ terhadap siapa pun…

  • Cakra Dharma

    Mutiara WedaYogyakarta, 2 Agustus 2026 Umat Sedharma, Sifat melayani nilai-nilai Dharma (Dharma Sevanam) merupakan bagian dari etos kerja atau Subha Karma yang sesuai dengan ajaran etika Hindu. Sikap melayani dalam menegakkan nilai-nilai kebajikan kepada sesama (Dharma Sevanam) akan membangun kesucian diri serta menjadi fondasi utama dalam mengarungi kehidupan bagi setiap umat Hindu. Dari kesucian akan…