Tri Sakti

Mutiara Weda
23/01/2025

Umat se-dharma,

dalam ajaran agama Hindu ada tiga sifat yang selalu melekat pada diri setiap umat manusia yang sangat berpengaruh terhadap kualitas dirinya. Ketiga sifat itu disebut Tri Sakti.

Ketiga sifat atau Tri Sakti meliputi:

  1. Sakti Dharma: sifat yang ditimbulkan oleh guna satwam dalam bentuk ketenangan, kesabaran, keadilan, dan beradab.
  2. Sakti Kama: pancaran sifat yang ditimbulkan oleh guna rajas berupa sifat yang gerakannya penuh agresif, penuh emosi, yang dapat pula mengantarkan orang pada puncak kesuksesan.
  3. Sakti Artha: pancaran sifat yang ditimbulkan oleh guna tamas berupa gerakan yang sangat lamban, malas, ingin enaknya sendiri.

Untuk itu, sebagai umat Hindu bangun kekuatan yang ada dalam diri Tri Sakti tersebut dengan menyelaraskan pengaruh Guna atau Tri Guna serta melatih kesabaran dan ketenangan sehingga terhindar dari perilaku-perilaku buruk atau Asubha Karma. (Weda Samhita & BG. XII.11)

Made Worda Negara
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara
Daerah Istimewa Yogyakarta

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Filosofi Bijam

    Disajikan topik Filosofi Bijam, yang artinya benih. Mari kita pahami dan maknai ajaran luhur dari pustaka suci Bhagavad Gītā VII.10 yang dikutip sebagai berikut: “जीवनं सर्वभूतेषु तपश्चास्मि तपस्विषु ॥ ७-९॥बीजं मां सर्वभूतानां विद्धि पार्थ सनातनम् ।bījaṁ māṁ sarva-bhūtānāṁ viddhi pārtha sanātanam,buddhir buddhimatām asmi tejas tejasvinām aham.” Artinya:“Ketahuilah, wahai Pārtha, Aku ini adalah benih abadi dari…

  • Ahaṃkāra Jñāna

    Mutiara WedaYogyakarta, 29/04/2027 Umat sedharma, sesungguhnya pikiran atau manaḥ merupakan penyebab penderitaan dan kesengsaraan apabila dibelenggu oleh hawa nafsu, yaitu ahaṃkāra jñāna (ego yang diliputi ketidaktahuan). Sebaliknya, apabila pikiran bersih dan suci, tidak diliputi kekacauan, serta bebas dari berbagai kecemaran, maka keadaan tersebut mencerminkan sāttvika vidyā (pengetahuan yang murni). Inilah hakikat kedamaian dalam ajaran Hindu….

  • Yajña: Wujud Rasa Bhakti

    Mutiara Weda Yogyakarta, 28 Juni 2026 Umat Sedharma, dalam susastra tersurat: Yasyāṁ sadoha vīrdhane yūpo yasyāṁ nimīyate… dst. Artinya, di tempat suci atau pura tempat dipancangkannya yūpa (tiang suci upacara yajña), di sanalah Ida Sang Hyang Widhi Wasa berkenan hadir untuk menganugerahkan keselamatan jiwa dan ketenangan batin. Melaksanakan yajña suci, yaitu Pañca Mahā Yajña, merupakan…

  • Tri Pramana: Bekal Manusia Hidup

    Mutiara Weda Umat Se-Dharma,Sesungguhnya hidup menjelma menjadi manusia di maya pada (alam dunia) ini adalah untuk menjalankan proses samsara. Hidup sebagai manusia sesungguhnya mengandung penderitaan, yang disebabkan oleh karma wasana (dosa dari perbuatan masa lampau). Namun demikian, menjelma menjadi manusia adalah sebuah anugerah mulia, utama, dan sempurna, karena manusia dibekali dengan Tri Pramana, yaitu: Manakala…

  • Suśīla (Sārasamuccaya 159)

    DHARMAŚABDĀNĀṂ MAUKTIKĀNI (MUTIARA KATA DHARMA)7 Juli 2026 Oleh: I Ketut Subagiasta Suśīla (Sārasamuccaya 159) Suśīla adalah perilaku yang baik. Suśīlawan yaitu orang yang unggul dalam berperilaku baik di tiga dunia atau triloka. Suśīlawan dan Suśīlawati mengutamakan suśīla untuk menundukkan triloka. Bangga dan bahagia menjadi Suśīlawan dan Suśīlawati, karena menjadi manusia teladan di jagat raya. Bagikan…