Ātman (Praśna Up. III.6)
DHARMASHABDANAM MOUKTIKANI (MUTIARA KATA DHARMA)
Kamis, 25.9.2026
Oleh I Ketut Subagiasta
Ātman artinya percikan kecil dari Vidhi, yaitu jiwa. Ātman merupakan unsur kehidupan yang menghidupkan śarīra atau badan. Dalam pemahaman manusia, jantung (hṛdayam) memiliki peranan penting dalam kehidupan karena berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.
Dalam ajaran yang berkaitan dengan nāḍi, disebutkan adanya 101 nāḍi atau ekasatam nādhinām. Selama kehidupan masih berlangsung dan fungsi tubuh berjalan, kehidupan tetap ada. Ketika fungsi kehidupan berakhir, jiwa meninggalkan śarīra, yang disebut mṛtyu atau kematian badan.
Ātman kembali kepada Brahman sebagai asal atau wit-nya. Oleh karena itu, marilah kita merawat śarīra, terutama menjaga kesehatan jantung dan seluruh organ tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.
Ātman yang berada dalam śarīra dapat dipahami melalui tanda-tanda kehidupan, termasuk adanya denyut nadi. Karena itu, jagalah agar fungsi tubuh dan denyut nadi tetap teratur sehingga kehidupan dapat berlangsung dengan baik.
Pemahaman tentang kesehatan dalam perspektif Hindu mengingatkan kita akan kesatuan antara jiwa dan raga: ada Ātman, ada Śarīra; ada jiwa, ada badan. Dengan menjaga śarīra, kita turut menjaga wadah kehidupan tempat Ātman bersemayam.
Semoga kita senantiasa Svastha, sehat dan sejahtera.
Svasti. Svāha. Dhanyavadam (Suksma).
GITA SANTIHNUSANTARA