Damai Dalam Berpikir

Mutiara Weda
Yogyakarta, 23/09/2026

Umat Sedharma, Manah atau pikiran merupakan sinar cahaya yang dapat mengembara ke mana-mana. Pikiran membimbing dan menuntun seluruh perilaku atau tindakan, menjadi sumber pengetahuan, serta berperan sebagai perantara atau penghubung yang paling cepat.

Pikiran merupakan penentu terhadap baik atau buruknya seseorang. Pikiran menjadi perantara yang paling cepat, mengawasi seluruh indria, serta menjadikan niat dan tekad sebagai intisari dari pikiran.

Oleh karena itu, marilah sebagai umat Hindu kita menumbuhkan nilai-nilai kebajikan (Satyam, Sivam, dan Sundaram) dalam diri dengan mendudukkan pikiran di dalam hati. Selaraskan pikiran dan intelek melalui ajaran “Yunjate Mana Uta Yunjate Dhiyah.” Niscaya, akan terbangun kedamaian dalam pikiran, Manah Santih.

(Ṛg Veda V.81.1)

Mangku Gede Made Werdha N
BINROH Hindu TNI AU

Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) DIY

Bagikan ke:

Similar Posts

  • Filosofi Svadhà

    Disajikan sebuah ajaran luhur tentang Filosofi Svadhà, artinya persembahan terhadap leluhur. Mari dipahami ajaran ketuhanan yang terkait dengan Atma Sudha Dewata atau Leluhur yang menyatu dengan Brahmanpada pada pustaka suci Bhagavad Gītā IX.16 yang dikutip berikut ini: अहं क्रतुरहं यज्ञः स्वधाहमहमौषधम् ।मन्त्रोऽहमहमेवाज्यमहमग्निरहं हुतम् ॥ ९-१६॥ahaṁ kratur ahaṁ yajñaḥ svadhāham ahaṁ auṣadham,mantro ‘ham aham evājyam aham…

  • Filosofi Àdityàjàyate Vrstir

    Palangka Raya, 26.9.2025Oleh I Ketut Subagiasta Disajikan sebuah topik Àdityàjàyate Vrstir artinya “dari matahari turunlah hujan”. Mari renungkan nilai luhur ekoteologi dalam pustaka suci MĀNAVA DHARMAŚĀSTRA – SLOKA III-76 yang dikutip sebagai berikut: “अग्नौ प्रास्ताहुतिः सम्यग् आदित्यम् उपतिष्टतेआदित्याज्जायते वृष्टिर् वृष्टेरन्नं ततः प्र­जाःagnau prāstāhutiḥ samyag ādityam upatiṣṭateādityājjāyate vṛṣṭir vṛṣṭerannaṁ tataḥ pra­jāḥ Terjemahan:Persembahan yang dimasukkan ke dalam…

  • Cakra Dharma

    Mutiara WedaYogyakarta, 23 Juli 2026 Umat Sedharma, Sifat melayani nilai-nilai Dharma (Dharma Sevanam) merupakan bagian dari etos kerja atau Subha Karma yang sesuai dengan ajaran etika Hindu. Sikap melayani dalam menegakkan nilai-nilai kebajikan kepada sesama (Dharma Sevanam) akan membangun kesucian diri serta menjadi fondasi utama dalam mengarungi kehidupan bagi setiap umat Hindu. Dari kesucian akan…

  • Tata Kṣamā Sarvatra (SS. 93)

    DHARMAŚABDANĀM MAUKTIKĀNI (MUTIARA KATA DHARMA) Tata Kṣamā Sarvatra (SS. 93) Etika memaafkan dengan penuh kesabaran adalah kekayaan yang paling utama (mahottama) bagi manusia. Kendalikan ego, emosi, kemarahan, dan kedengkian agar tumbuh kesabaran yang tulus untuk saling memaafkan. Memaafkan merupakan kemuliaan tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat. I KETUT SUBAGIASTA Bagikan ke:

  • Sanātana Dharma: Kebenaran Sejati

    Mutiara Weda Yogyakarta, 01/05/2026 Umat Se-dharma, dalam sesanti Hindu tersurat bahwa kesucian batin akan dapat terwujud manakala seseorang memiliki kemampuan untuk mengintrospeksi dan mengendalikan diri. Demikian pula, kesucian diri akan mampu membangun kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan, yang selanjutnya dengan keyakinan spiritual akan dapat mewujudkan kebenaran sejati, yaitu Sanātana Dharma. Hakikat kebenaran sesungguhnya merupakan hukum yang abadi, yaitu hukum ṛta ataupun hukum karma, dengan landasan…

  • Belajar Menyikapi Proses Kehidupan

    Mutiara WedaYogyakarta, 22 Juli 2026 Umat Sedharma, Dalam pustaka suci diungkapkan bahwa tidak ada kekayaan yang menyamai keluhuran pengetahuan. Demikian pula, tidak ada musuh yang lebih jahat daripada kemarahan (Krodha), tidak ada kesengsaraan yang melebihi ketamakan, dan tidak ada kebahagiaan yang melampaui kemampuan seseorang untuk melepaskan diri dari ikatan nafsu (Tyāga). Melepaskan diri dari cengkeraman…